REPRESENTASI REMAJA DALAM FILM INDONESIA
Analisis Genre pada Film-film Remaja Indonesia Tahun 2022
DOI:
https://doi.org/10.26740/tc.v7i3.56987Kata Kunci:
Film, Representasi, Remaja, Analisis GenreAbstrak
Film remaja merupakan suatu fenomena sosial yang turut berperan besar dalam proses pembentukan gagasan-gagasan budaya yang berkaitan dengan dunia remaja. Kajian terhadap film remaja tidak sederhana karena terdapat kecenderungan untuk menampilkan remaja dengan cara yang berbeda bergantung pada konteks sosial dalam periode waktu saat film tersebut diproduksi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif menggunakan paradigma konstruktivistik. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, dokumentasi, dan studi pustaka dengan mengamati sumber data primer berupa film KKN di Desa Penari, Qorin, Dear Nathan: Thank You Salma, 12 Cerita Glen Anggara, Kukira Kau Rumah, dan Like & Share, serta sumber data sekunder yang didapat dari berbagai literatur atau studi kepustakaan. Dengan menggunakan metode analisis genre oleh Jane Stokes, penelitian terhadap keenam film tersebut menunjukkan adanya bentuk-bentuk representasi remaja, yaitu: (1) Representasi remaja yang penuh gejolak emosi dalam konvensi setting, (2) Representasi budaya nongkrong remaja dalam konvensi lokasi, (3) Representasi prinsip be yourself pada aktualisasi diri remaja dalam konvensi ikonografi, (4) Representasi perilaku asertif remaja dalam konvensi karakter, (5) Representasi kesadaran remaja terhadap kekerasan seksual dan darurat kesehatan mental dalam konvensi peristiwa naratif, serta (6) Representasi remaja jauh dari orang tua dalam konvensi struktur plot. Dengan demikian, ditemukan beberapa perbedaan atau pergeseran dalam menampilkan remaja di film-film remaja di setiap dekade.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Abstract views: 485
,
PDF Downloads: 469