Pengaruh Penggunaan Media Interaktif Berbasis Video Animasi Terhadap Capaian Pembelajaran Kognitif Siswa Pada Mata Pelajaran Ips Kelas VII SMPN 28 Surabaya

Authors

  • Jingga Ayu Pitaloka Universitas Negeri Surabaya
  • Agus Suprijono Universitas Negeri Surabaya
  • Sukma Perdana Prasetya Universitas Negeri Surabaya
  • Muhammad Ilyas Marzuqi Universitas Negeri Surabaya

Keywords:

media interaktif, video animasi, capaian pembelajaran kognitif, IPS, siswa SMP

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya capaian pembelajaran kognitif siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) akibat dominannya metode pembelajaran konvensional berbasis ceramah dan media presentasi statis yang kurang mampu mengakomodasi kebutuhan belajar siswa. Media interaktif berbasis video animasi dipandang sebagai alternatif strategi pembelajaran yang mampu menyajikan materi secara visual, dinamis, dan komunikatif sehingga dapat meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh penggunaan media interaktif berbasis video animasi terhadap capaian pembelajaran kognitif siswa kelas VII pada mata pelajaran IPS di SMPN 28 Surabaya.Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi experimental model Nonequivalent Control Group Design, melibatkan kelas eksperimen yang mendapatkan pembelajaran menggunakan video animasi dan kelas kontrol yang mendapat pembelajaran konvensional. Data dikumpulkan melalui tes pretest dan posttest, kemudian dianalisis menggunakan uji statistik parametris untuk mengetahui perbedaan capaian pembelajaran sebelum dan sesudah perlakuan serta signifikansi pengaruh media video animasi terhadap hasil belajar siswa.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan capaian pembelajaran kognitif yang signifikan pada kelas eksperimen dibandingkan kelas kontrol. Perbedaan peningkatan tersebut mengindikasikan bahwa penggunaan media interaktif berbasis video animasi berpengaruh secara positif terhadap capaian pembelajaran siswa, karena mampu membantu siswa memahami konsep abstrak dalam IPS melalui tampilan visual yang konkret, menarik, dan mudah diingat. Temuan penelitian ini membuktikan bahwa integrasi media video animasi dapat menjadi strategi pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar IPS, serta relevan diterapkan di era digital untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adhiyah, M. (2023). Constructivist Learning Assisted by Concrete Object Media to Improve Student Learning Outcomes in Space Building Materials at Elementary Schools. Classroom Action Research.

Suprijono, A. (2015). Cooperative Learning: Teori dan Aplikasi PAIKEM. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Suprijono, A. (2016). Model-Model Pembelajaran Emansipatoris. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Anderson, L. W., & Krathwohl, D. R. (Eds.). (2001). A taxonomy for learning, teaching, and assessing: A revision of Bloom's taxonomy of educational objectives. New York: Longman.

Astuti, A., & Prasetyo, R. (2024). Pengembangan video animasi sebagai media pembelajaran interaktif. Jurnal Teknologi Pendidikan, 12(1), 45–57.

Astuti, M. W., & Mulyani, S. (2023). Pengaruh penggunaan media pembelajaran interaktif terhadap konsentrasi belajar siswa sekolah dasar. Jurnal Ilmiah Pendidikan, 5(2), 77–85.

Berney, S., & Bétrancourt, M. (2016). Does animation enhance learning? A meta-analysis. Computers & Education, 101, 150–167. https://doi.org/10.1016/j.compedu.2016.06.005

Depdiknas. (2006). Permendiknas No. 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.

Fadilah, A., Nurzakiyah, K. R., Kanya, N. A., Hidayat, S. P., & Setiawan, U. (2023). Pengertian media, tujuan, fungsi, manfaat dan urgensi media pembelajaran. Journal of Student Research.

Farrokhnia,M., Meulenbroeks, R. F. G., & van Joolingen, W. R. (2020). Student-generated stop-motion animation in science classes: A systematic literature review. Journal of Science Education and Technology, 29(6), 797–812.

Fitriani, R., & Prasetyo, Z. K. (2024). Implementasi media pembelajaran interaktif dalam mendukung kurikulum merdeka di SMP. Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran, 9(1), 33–41.

Gopalan, M., Rosinger, K., & Ahn, J. B. (2020). Use of quasi‐experimental research designs in education research: Growth, promise, and challenges. Review of Research in Education, 44(1), 218–243. https://doi.org/10.3102/0091732X20903302

Gritz, W.,Salih, H., Hoppe, A., & Ewerth, R. (2025). From formulas to figures: How visual elements impact user interactions in educational videos. arXiv preprint arXiv:2505.01753.

Hanif, M. (2020). The development and effectiveness of motion graphic animation videos to improve primary school students' sciences learning outcomes. International Journal of Instruction, 13(4), 247–266.

Hapsari, A. S., Hanif, M., & Roemintoyo, G. (2019). Motion graphic animation videos to improve the learning outcomes of elementary school students. European Journal of Educational Research, 8(4), 1245–1255.

Hidayatullah, M. (2024). Strategi konstruktivisme dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Jurnal Pendidikan Inovatif, 15(2), 101–114.

Hidayatullah, U. H. (2024). Implications of Constructivism Learning Theory on Students' Critical Thinking Skills: A Theoretical Study. Abjadia: International Journal of Education.

Hidayatullah, U. H. (2024). Implications of Constructivism Learning Theory on Students' Critical Thinking Skills: A Theoretical Study. Abjadia: International Journal of Education.

Ishak, I. D., & Tahalu, P. (2022). Improving social studies learning outcomes using PBL-based animated videos in elementary schools. Journal of Education Review Provision, 1(2), 98–105.

Kazemi, A., Zandvliet, D., & Gibson, K. (2023). Constructivist learning for 21st-century competencies. International Journal of Educational Psychology, 5(3), 112–130.

Kazemi, et al. (2023). Constructivism learning theory: A paradigm for students’ critical thinking, creativity, and problem solving to affect academic performance in higher education. [Tandfonline].

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022). Capaian Pembelajaran Kurikulum Merdeka Jenjang SMP. Jakarta: Kemendikbudristek.

Kurniasari, D., & Hamzah, R. (2024). Peran capaian pembelajaran dalam penyusunan modul ajar pada Kurikulum Merdeka. Jurnal Pendidikan dan Kurikulum, 6(1), 12–19.

Lailatul, F., & Efendi, M. (2022). Utilization of animated video media for science learning during COVID-19 pandemic. KnE Social Sciences, 2022, 632–640. https://doi.org/10.18502/kss.v7i14.11266

Leiker, D., Gyllen, A. R., Eldesouky, I., & Cukurova, M. (2023). Generative AI for learning: Investigating the potential of synthetic learning videos. arXiv preprint arXiv:2304.03784.

Mahler, D., & Mayer, R. E. (2023). Learning biology from anime: Do Japanese cartoons enhance understanding and transfer more than conventional slideshow presentations? Contemporary Educational Psychology, 72, 102163. https://doi.org/10.1016/j.cedpsych.2023.102163

Majid, A. (2014). Perencanaan pembelajaran: Mengembangkan standar kompetensi guru. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Marzano, R. J. (2021). The new taxonomy of educational objectives (3rd ed.). Bloomington, IN: Solution Tree Press.

Mayer, R. E. (2001).Multimedia learning. Cambridge University Press.

Mayer, R. E. (2009). Multimedia learning (2nd ed.). Cambridge University Press.

Mayer, R. E. (2009). Multimedia learning (2nd ed.). New York: Cambridge University Press.

Mayer, R. E. (2020). Multimedia learning (2nd ed.). Cambridge University Press.

Mayer, R. E. (2020). The Cambridge handbook of multimedia learning. Cambridge University Press.

Miftahuddin. (2016). Konsep Dasar Ilmu Pengetahuan Sosial dalam Dunia Pendidikan [Revisi dari Cokrodikardjo, 2009]. (Nurjanah, Handayani, & Gunawan, 2021).

Nasution, S. (2008). Didaktik Asas-Asas Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara.

Naufal, H. (2021). Constructivist Learning Model in Mathematics to Improve Students' Cognitive Ability in the Era of Independent Learning. Literature Review.

Navarrete, E., Nehring, A., Schanze, S., Ewerth, R., & Hoppe, A. (2023). A closer look into recent video-based learning research: A comprehensive review of video characteristics, tools, technologies, and learning effectiveness. arXiv preprint arXiv:2301.13617.

NCSS. (1992). What is Social Studies? National Council for the Social Studies. Washington, DC.

Ningsih, R. N., & Fatmawati, R. (2024). Penggunaan media edugame berbasis Wordwall dalam meningkatkan hasil belajar IPS siswa kelas VII. Jurnal Teknologi dan Pembelajaran, 8(1), 45–53.

Nurjanah, N., Handayani, & Gunawan. (2021). Konsep Dasar Ilmu Pengetahuan Sosial dalam Dunia Pendidikan.

OECD. (2023). PISA 2022 Results (Volume I): The State of Learning and Equity in Education. Paris: OECD Publishing.

Piaget, J. (1970).Genetic epistemology. Columbia University Press.

Pratama, R. Y., & Wulandari, N. (2023). Pengembangan video interaktif berbasis kuis sebagai media pembelajaran IPS. Jurnal Inovasi Pendidikan, 12(2), 132–140.

Prior, D. D., Mazanov, J., Meacheam, D., Heaslip, G., & Hanson, J. (2016). Attitudes, digital literacy and self-efficacy: A cross-sectional study of students’ online learning behaviour. The International Journal of Information and Learning Technology, 33(4), 300–314. https://doi.org/10.1108/IJILT-04-2016-0013

Puspaningtyas, N. D., & Ulfa, M. (2020). Improving students learning outcomes in blended learning through the use of animated video. KALAMATIKA: Jurnal Pendidikan Matematika, 5(2), 133–142.

Rahardhian, A. (2022). Critical thinking skills in 21st century learning. Jakarta: Prenadamedia Group.

Rahayu, R. (2022). Implementation of Constructivist Learning Theory in Elementary Schools. Qualitative Descriptive Approach.

Rahayu, R. (2022). Implementation of Constructivist Learning Theory in Elementary Schools. Qualitative Descriptive Approach.

Rahayu, S.,Utami, D., & Mawardi, A. (2024). Pengaruh media video animasi terhadap hasil belajar siswa SMP. Jurnal Pembelajaran Digital, 3(1), 22–31.

Rahayu, T. A., Nasution, A. H., & Sugiharto, A. (2024). Efektivitas media pembelajaran video animasi dalam meningkatkan hasil belajar siswa SMP. Perspektif Pendidikan dan Keguruan, 15(1), 24–33. https://journal.uir.ac.id/index.php/Perspektif/article/view/19167

Rahmawati, D., & Nurdin, M. (2024). Efektivitas penggunaan video animasi dalam meningkatkan pemahaman konsep IPS siswa SMP. Jurnal Media Pembelajaran Interaktif, 6(1), 33–40.

Rahmawati, D., & Nuryadi, N. (2024). Kolaborasi siswa dalam pembelajaran daring berbasis media interaktif. Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar, 6(1), 22–30.

Rahmawati, N., & Prasetyo, A. (2023). Efektivitas media animasi terhadap hasil belajar kognitif. Jurnal Pendidikan Multimedia, 4(2), 55–66.

Sahara, & Azwar. (2021). Pelatihan pengembangan media pembelajaran interaktif dengan SLIDO & Canva. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 12512.

Salsabila, R., & Nurhadi, M. (2024). Video animasi interaktif dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik. Jurnal Teknologi dan Media Pendidikan, 8(1), 76–88.

Santrock, J. W. (2011). Educational psychology (5th ed.). McGraw-Hill.

Santrock, J. W. (2011). Educational Psychology (5th ed.). New York: McGraw-Hill.

Santrock, J. W. (2011). Educational Psychology (5th ed.). New York: McGraw-Hill.

Sapriya. (2009). Pendidikan IPS: Konsep dan pembelajaran. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Saputri, A. D., & Ridwan, A. (2022). The effectiveness of animated video in physical education learning: A case study on passing technique in football. Journal of Physical Education and Sports Science (JPESS), 6(2), 89–97. https://ejournal.upi.edu/index.php/JPESS/article/view/39943

Saragih, H. T., & Handayani, S. (2023). Pemanfaatan media multimedia interaktif untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi ekonomi. Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Kewirausahaan, 6(1), 24–31.

Sari, C. F., Iriyanto, T., & Astuti, W. (2020). Effectiveness of animated video media for learning on early numeracy skills of 5–6-year-old children. EduBasic Journal: Jurnal Pendidikan Dasar, 2(2), 45–52.

Sari, L. M., & Kusuma, A. (2023). Pengaruh video animasi terhadap motivasi dan hasil belajar siswa pada pembelajaran daring. Jurnal Teknologi Pendidikan Dasar, 5(2), 74–81.

Schmid, R. F., Bernard, R. M., Borokhovski, E., Tamim, R. M., Abrami, P. C., Surkes, M. A., & Woods, J. (2014). The effects of technology use in postsecondary education: A meta-analysis of classroom applications. Computers & Education, 72, 271–291. https://doi.org/10.1016/j.compedu.2013.11.002

Shinta, R., Hidayah, S. R., & Rohmawati, Y. (2019). Pengaruh penggunaan media video animasi terhadap hasil belajar siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 4(2), 135–141.

Slavin, R. E. (2011). Educational Psychology: Theory and Practice (10th ed.). Boston: Pearson.

Somantri, N. (2001). Menggagas pembaruan pendidikan IPS. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Somantri, N. (2001). Menggagas pembaruan pendidikan IPS. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Sudrajat, A. (2011). Mengembangkan pendidikan karakter di sekolah. Jurnal Pendidikan Karakter, 1(1), 1–12.

Sukma Perdana Prasetya, S., et al. (2025). Motion graphic–based media to enhance learning motivation in IPS. Journal of Social Education Technology, 9(1), 14–25.

Sulistyowati, R. I., Sirait, T. N. Y., Chan, F., & Noviyanti, S. N. (2024). Konsep dan Perbedaan IPS dengan Ilmu Sosial: Pendekatan Inkuiri dan Demokratis dalam Pembelajaran. TSAQOFAH: Jurnal Penelitian Guru Indonesia.

Susanti, N., & Hidayat, T. (2024). Penggunaan video animasi berbasis edukatif sebagai media interaktif dalam pembelajaran Kurikulum Merdeka. Jurnal Inovasi Pendidikan Indonesia, 9(1), 21–28.

Syahrul, M., & Amelia, F. (2024). Efektivitas penggunaan LMS Google Classroom dalam pembelajaran interaktif IPS di SMP. Jurnal Pendidikan dan Teknologi Informasi, 5(1), 15–22.

Syifa, S. N.& Az-Zahra, A. M. (2024). Analisis infrastruktur teknologi, pelatihan pengajar, dan tantangan dalam implementasi model pembelajaran literasi digital untuk mendukung SDGs 2030. Jurnal Sadewa Publikasi Ilmu Pendidikan, 2(2), 212–224.

Tambunan,H., et al. (2023). Media Pembelajaran Interaktif. Yayasan Kita Menulis.

Trilling, B., & Fadel, C. (2009). 21st century skills: Learning for life in our times. Jossey-Bass.

Tugrul, B. (2012). Students' perceptions of the use of educational technology tools in video-recorded project presentations. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 55, 389–395. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2012.09.512

Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Harvard University Press.

Vygotsky,L. S., & Luria, A. R. (1978).Mind in society: The development of higher psychological processes. Harvard University Press.

Winarno, S. (2004). Ilmu Sosial Dasar. Jakarta: Bumi Aksara.

Wulansari, N. K. A. M., & Suarni, N. K. (2020). Animation in science learning with brain based learning models to improve student learning outcomes. International Journal of Elementary Education, 4(2), 160–168.

Yulianti, A. (2023). Media interaktif berbasis simulasi sebagai sarana pengembangan berpikir kritis siswa SMP. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan, 10(3), 110–117.

Downloads

Published

2026-06-29

How to Cite

Jingga Ayu Pitaloka, Agus Suprijono, Sukma Perdana Prasetya, & Muhammad Ilyas Marzuqi. (2026). Pengaruh Penggunaan Media Interaktif Berbasis Video Animasi Terhadap Capaian Pembelajaran Kognitif Siswa Pada Mata Pelajaran Ips Kelas VII SMPN 28 Surabaya . Jurnal Dialektika Pendidikan IPS, 6(2), 133–141. Retrieved from https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/PENIPS/article/view/76591

Issue

Section

ARTIKEL
Abstract views: 0 , PDF Downloads: 0