Koreksi dan Penarikan kembali

Correction and Retraction

BAJU: Journal of Fashion and Textile Design Unesa berkomitmen menjaga ketepatan, keandalan, dan integritas setiap artikel yang diterbitkan. Apabila ditemukan kesalahan atau persoalan yang memengaruhi isi artikel, jurnal akan melakukan pemeriksaan dan menetapkan tindakan editorial berdasarkan bukti serta tingkat dampaknya terhadap publikasi.

  1. Koreksi (Correction)

Koreksi diterbitkan apabila terdapat kesalahan yang memerlukan perbaikan, tetapi hasil utama dan kesimpulan artikel secara keseluruhan tetap dapat dipertanggungjawabkan. Kesalahan dapat berasal dari penulis maupun proses penerbitan, termasuk kesalahan identitas atau afiliasi, angka, tabel, keterangan gambar, referensi, serta informasi pendanaan. Pada bidang desain mode dan tekstil, koreksi juga dapat mencakup kekeliruan keterangan bahan, ukuran, teknik pembuatan, atau dokumentasi karya, sepanjang perbaikan tersebut tidak membatalkan keandalan temuan utama.

Pemberitahuan koreksi menjelaskan bagian yang salah, perbaikannya, dan tanggal perubahan, serta dihubungkan dengan artikel asli. Apabila versi artikel diperbarui, perubahan dicatat secara transparan dan versi sebelumnya tetap diarsipkan. Perubahan substantif tidak dilakukan tanpa pemberitahuan kepada pembaca.

  1. Penarikan Kembali (Retraction)

Penarikan kembali dipertimbangkan apabila terdapat dasar yang kuat bahwa artikel memiliki masalah serius, antara lain:

  1. Hasil atau kesimpulan tidak dapat diandalkan akibat kesalahan mendasar, fabrikasi, falsifikasi, atau manipulasi data maupun gambar.
  1. Plagiarisme substansial atau publikasi berulang tanpa pengungkapan, atribusi, izin, atau alasan yang dapat diterima.
  2. Pelanggaran etika penelitian atau penggunaan materi dan data tanpa kewenangan yang memengaruhi integritas artikel.
  3. Manipulasi proses penelaahan atau penerbitan, dan pemeriksaan tambahan tidak mendukung kelayakan publikasinya.
  4. Konflik kepentingan penting yang tidak diungkapkan dan dinilai dapat memengaruhi interpretasi hasil atau keputusan editorial.

Penarikan kembali dapat dilakukan akibat kesalahan yang tidak disengaja maupun pelanggaran etika. Tujuannya adalah memperbaiki catatan ilmiah dan melindungi pembaca dari penggunaan temuan yang bermasalah.

 

  1. Pernyataan Keprihatinan (Expression of Concern)

Jurnal dapat menerbitkan pernyataan keprihatinan apabila terdapat kekhawatiran yang serius dan kredibel mengenai keandalan artikel, tetapi bukti belum memadai untuk menetapkan koreksi atau penarikan kembali. Pernyataan ini juga dapat digunakan ketika pemeriksaan masih berlangsung dan memerlukan waktu.

Pemberitahuan menjelaskan alasan kekhawatiran dan ditautkan dengan artikel terkait. Pernyataan keprihatinan bukan penetapan bahwa penulis telah melakukan pelanggaran. Apabila tersedia informasi yang memadai, jurnal akan memperbarui statusnya melalui klarifikasi, koreksi, atau penarikan kembali sesuai hasil pemeriksaan.

  1. Pelaporan dan Pemeriksaan

Penulis yang mengetahui adanya kesalahan pada artikelnya wajib segera memberitahukan redaksi. Pembaca, reviewer, dan pihak lain juga dapat menyampaikan laporan melalui kanal yang tercantum pada halaman Contact Jurnal BAJU.

Laporan perlu memuat:

  1. Judul artikel, nama penulis, serta DOI atau tautan artikel.
  2. Uraian masalah dan bagian artikel yang dipersoalkan.
  3. Bukti pendukung atau sumber pembanding yang dapat diperiksa.

Redaksi menilai laporan dan meminta penjelasan serta dokumen pendukung dari penulis apabila diperlukan. Penulis diberi kesempatan menanggapi dalam waktu yang wajar sesuai kompleksitas kasus. Pemeriksaan dapat melibatkan reviewer independen, ahli terkait, atau institusi penulis.

Jurnal berwenang menetapkan status publikasi, sedangkan investigasi formal terhadap dugaan pelanggaran penelitian dapat memerlukan keterlibatan institusi yang berwenang. Informasi kasus dibagikan secara terbatas kepada pihak yang diperlukan untuk pemeriksaan.

  1. Keputusan dan Pemberitahuan Publik

Keputusan editorial ditetapkan berdasarkan bukti dan dampak masalah terhadap artikel. Editor yang memiliki konflik kepentingan tidak menangani pemeriksaan atau pengambilan keputusan kasus tersebut. Apabila konflik melibatkan pemimpin redaksi, penanganan dialihkan kepada editor atau pihak independen yang ditunjuk penerbit.

Penulis diberi tahu mengenai keputusan dan alasan yang mendasarinya. Persetujuan penulis bukan syarat mutlak untuk menerbitkan penarikan kembali apabila bukti telah memadai.

Pemberitahuan koreksi, pernyataan keprihatinan, atau penarikan kembali harus:

  1. Mencantumkan identitas artikel, termasuk judul, penulis, dan DOI atau tautannya.
  1. Menjelaskan alasan tindakan secara faktual, jelas, dan proporsional.
  2. Menyebutkan tanggal serta pihak yang menerbitkan pemberitahuan.
  3. Dapat diakses secara terbuka dan dihubungkan dengan artikel terkait.

Tindakan editorial diterbitkan sesegera mungkin setelah dasar keputusan memadai.

  1. Pengarsipan dan Status Artikel

Artikel yang ditarik kembali tetap tersedia sebagai bagian dari catatan ilmiah, dengan penanda “DITARIK KEMBALI / RETRACTED” pada halaman artikel dan berkas publikasinya. Artikel dan pemberitahuan penarikan dihubungkan melalui tautan yang jelas. Metadata diperbarui dan perubahan status disampaikan kepada layanan pengindeks yang relevan sesuai mekanisme yang tersedia.

Penghapusan sebagian atau seluruh isi hanya dipertimbangkan dalam keadaan luar biasa, seperti pelanggaran privasi, perintah pengadilan, atau risiko serius bagi keselamatan. Identitas bibliografis dan pemberitahuan yang menjelaskan penghapusan tetap dipertahankan.

  1. Pengajuan Keberatan

Penulis dapat mengajukan keberatan secara tertulis dengan menjelaskan dasar keberatan dan menyertakan bukti tambahan yang relevan. Keberatan ditelaah oleh pihak yang tidak memiliki konflik kepentingan, dan hasilnya disampaikan kepada penulis beserta alasannya.

Pengajuan keberatan tidak secara otomatis membatalkan keputusan yang telah diterbitkan. Apabila penelaahan menghasilkan perubahan keputusan, jurnal akan menerbitkan penjelasan dan memperbarui status artikel secara transparan.

  1. Penarikan Naskah Sebelum Publikasi (Withdrawal)

Permohonan penghentian proses naskah yang belum diterbitkan disampaikan secara tertulis kepada redaksi beserta alasannya dan ditangani melalui prosedur editorial.

Artikel yang sudah diterbitkan secara daring, termasuk sebelum dimasukkan ke dalam nomor terbitan, ditangani melalui kebijakan koreksi atau penarikan kembali.