Penciptaan Busana Avant-Garde dengan Sumber Ide Dewi Artemis

Penulis

  • Mey Surya Mada Universitas Negeri Surabaya
  • Urip Wahyuningsih Universitas Negeri Surabaya

Kata Kunci:

manipulating fabric ruffles, avant garde, dewi artemis

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan teknik manipulating fabric ruffles pada busana avant-garde dengan sumber ide dewi Artemis dari mitologi Yunani. Dewi Artemis dipilih sebagai inspirasi karena merepresentasikan karakter kekuatan, kemandirian, dan keanggunan yang sejalan dengan prinsip desain avant-garde. Metode penelitian yang digunakan adalah Double Diamond Model yang meliputi tahap discover, define, develop, dan deliver. Proses perancangan diawali dengan penggalian konsep dan simbolisme dewi Artemis, dilanjutkan dengan pengembangan desain melalui moodboard, penentuan siluet, eksplorasi material, serta penerapan teknik ruffles sebagai elemen utama busana. Hasil jadi busana kemudian dievaluasi oleh tiga ahli di bidang desain busana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik manipulating fabric ruffles berhasil membentuk volume, tekstur, dan gerak yang dinamis serta mampu merepresentasikan karakter dewi Artemis secara visual dan konseptual. Dengan demikian, teknik ini dinilai efektif dan layak diterapkan pada busana avant-garde sebagai medium ekspresi artistik yang inovatif dan bermakna.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Adjei-Appoh, G., Acquaye, R., & Ampadu, J. (2022). Avant-Garde Fashion Projects from Sekondi- Takoradi in Ghana. American Journal of Art and Design, 7(1), 11. https://doi.org/10.11648/j.ajad.20220701.12 .

Budin, S. (2016). Artemis. Taylor & Francis Ltd (Routledge).

Indarti. (2020). Metode proses desain dalam penciptaan produk fashion dan tekstil. BAJU: Journal of Fashion and Textile Design Unesa, 1(2), 128–137. https://doi.org/10.26740/baju.v1n2.p128-137

Ledbury, J. (2018). Design and product development in high-performance apparel. In J. McLoughlin & T. Sabir (Eds.), High-Performance Apparel: Materials, Development, and Applications (pp. 175–189). Woodhead Publishing.

Parafitasari, F. S., & Siagian, M. C. A. (2019). Pengembangan komposisi dan desain aplikasi ruffle pada busana wanita.

Prasetyo, A. L. (2015). Underwater Photography dalam Foto Fashion Avant Garde Jurnal Ilmiah Tugas Akhir Karya Seni Program Studi S-1 Fotografi Jurusan Fotografi Fakultas Seni Media Rekam Institut Seni Indonesia Yogyakarta 2015 UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta.

Rahmadani, L., & Nelmira, W. (2024). Pengaruh moodboard terhadap hasil belajar desain siswa Tata Busana SMKN 1 Ampek Angkek. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 9(4), 2935–2946. https://doi.org/10.29303/jipp.v9i4.2745.

Siswoyo, G. M., Maireann, S., & Phang, H. (2023). Pengembangan Desain Mode Avant Garde Gua-Gua Prasejarah Karst Sangkulirang Mangkalihat.

Tanjaya, S. (2013). Mitologi Yunani. Santo Aloysius II.

Wolf, C. (1996). The art of manipulating fabric. Krause Publications.

Diterbitkan

2026-07-03

Cara Mengutip

Surya Mada, M., & Wahyuningsih, U. (2026). Penciptaan Busana Avant-Garde dengan Sumber Ide Dewi Artemis. BAJU: Journal of Fashion and Textile Design Unesa, 7(2), 77–84. Diambil dari https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/baju/article/view/74420

Terbitan

Bagian

Articles
Abstract views: 14 , PDF Downloads: 4