PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK PADA MATERI LAJU REAKSI DI SMAN 1 RENGEL

  • SITI ATIK MUKMAINAH Universitas Negeri Surabaya
  • BERTHA YONATA Universitas Negeri Surabaya

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterlaksanaan pembelajaran, keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar terhadap penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing. Penelitian ini menggunakan metode One Group Pretest Posttest Design untuk mengukur keterampilan berpikir kritis dan One Shoot Case Study untuk mengukur hasil belajar pengetahuan. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini yaitu lembar pengamatan keterlaksanaan dan aktivitas, lembar pretest dan posttest keterampilan berpikir kritis, dan lembar posttest hasil belajar. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode analisis kuantitatif, berdasarkan data yang diperoleh dapat disimpulkan pada penelitian ini bahwa (1) keterlaksanaan pada 3 pertemuan menunjukkan persentase rata-rata 95,7%, 97,4% , dan 98,5%, ketiganya termasuk dalam kriteria sangat baik. (2) Aktivitas peserta didik pada 3 pertemuan sebesar 92,97%, 95,22% dan 95,93%, aktivitas peserta didik sangat baik karena aktivitas yang relevan lebih tinggi daripada aktivitas yang tidak relevan. (3) Keterampilan Berpikir Kritis peserta didik dapat ditingkatkan dibuktikan dengan persentase peningkatan N-gain Score pada kategori tinggi sebanyak 100%. (4) Hasil belajar peserta didik dalam memahami konsep sangat baik dibuktikan dengan ketuntasan klasikal sebesar 100% dengan mencapai ketuntasan kriteria minimum (KKM) di sekolah yakni ≥70.

 

Kata Kunci: Inkuiri Terbimbing, Ketrampilan Berpikir Kritis, Laju Reaksi.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterlaksanaan pembelajaran, keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar terhadap penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing. Penelitian ini menggunakan metode One Group Pretest Posttest Design untuk mengukur keterampilan berpikir kritis dan One Shoot Case Study untuk mengukur hasil belajar pengetahuan. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini yaitu lembar pengamatan keterlaksanaan dan aktivitas, lembar pretest dan posttest keterampilan berpikir kritis, dan lembar posttest hasil belajar. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode analisis kuantitatif, berdasarkan data yang diperoleh dapat disimpulkan pada penelitian ini bahwa (1) keterlaksanaan pada 3 pertemuan menunjukkan persentase rata-rata 95,7%, 97,4% , dan 98,5%, ketiganya termasuk dalam kriteria sangat baik. (2) Aktivitas peserta didik pada 3 pertemuan sebesar 92,97%, 95,22% dan 95,93%, aktivitas peserta didik sangat baik karena aktivitas yang relevan lebih tinggi daripada aktivitas yang tidak relevan. (3) Keterampilan Berpikir Kritis peserta didik dapat ditingkatkan dibuktikan dengan persentase peningkatan N-gain Score pada kategori tinggi sebanyak 100%. (4) Hasil belajar peserta didik dalam memahami konsep sangat baik dibuktikan dengan ketuntasan klasikal sebesar 100% dengan mencapai ketuntasan kriteria minimum (KKM) di sekolah yakni ≥70.

Kata Kunci: Inkuiri Terbimbing, Ketrampilan Berpikir Kritis, Laju Reaksi.

Published
2020-01-31
Section
Articles
Abstract Views: 446
PDF Downloads: 494