ANALISIS SEKTOR BASIS DAN NON BASIS TERHADAP PENYERAPAN TENAGA KERJA DI KABUPATEN MOJOKERTO TAHUN 2003-2012

Main Article Content

HADI SYARIFUDDIN

Abstract

The development economic faces crucial problem, one of it is about manpower. To overcomes it, regulation of regional autonomy raised. Local government has to work hardly to increase their economic sectors in order to improve their labor absorption. The aims of this research was to determine economic sectors which become basic sector and non basic sector at Mojokerto Regency in period of 2003-2012, and to know it effect on labor absorption. Data used in this research were secondary data obtained from Central Agency of Statistic. The analysed data used Location Question (LQ) and multi linier regression analysis with Ordinary Least Square (OLS) approach. Based on result of the research could be concluded that basic sector at Mojokerto regency are agriculture sector and processing industry, that affecting positively and significant on labor absorption. Non basic sector are mining and diggings; electricity sector, gas, and fresh water; manufacturing and construction sector; commerce sector, hotel and restaurant; transportation and communication; finance, lease and services company; and service sector. Non basis sector of services affected negatively and not significant on labor absorption. The author recommends commerce sector, hotel and restaurant to develop become basic sector.


Keywords: Basic sector, non basic sector, and labor


 


Pembangunan ekonomi menghadapi masalah-masalah penting salah satunya tentang ketenagakerjaan sehingga untuk mengatasinya muncul kebijakan otonomi daerah. Pemerintah daerah harus bekerja keras untuk meningkatkan sektor-sektor ekonomi daerahnya untuk meningkatkan penyerapan tenaga kerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan sektor ekonomi yang menjadi sektor basis,  non basis di Kabupaten Mojokerto pada periode tahun 2003-2012 dan untuk mengetahui pengaruhnya terhadap penyerapan tenaga kerja. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperolah dari Badan Pusat Statistik. Alat analisis data dengan Location Quetient (LQ) dan analisis regresi linier berganda dengan pendekatan  Ordinary Least Square (OLS). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa sektor basis di Kabupaten Mojokerto yaitu sektor pertanian dan industri pengolahan, berpengaruh positif dan signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja. Sektor non basis adalah Pertambangan dan penggalian; Sektor Listrik, Gas dan Air Bersih; Sektor Bangunan dan Konstruksi; Sektor Perdagangan, Hotel dan Restauran; Sektor Pengangkutan dan Komunikasi; Keuangan, Persewaan dan Jasa Perusahaan; Sektor Jasa-jasa. Non basis berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja. Penulis merekomendasikan sektor Perdagangan, Hotel dan Restaurant untuk dikembangkan menjadi sektor basis.


Kata kunci : Sektor Basis, Sektor Non Basis dan Tenaga Kerja

Article Details

How to Cite
SYARIFUDDIN, H. (2014). ANALISIS SEKTOR BASIS DAN NON BASIS TERHADAP PENYERAPAN TENAGA KERJA DI KABUPATEN MOJOKERTO TAHUN 2003-2012. Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE), 2(3). https://doi.org/10.26740/jupe.v2n3.p%p
Section
Articles