PERBANDINGAN TINGKAT KEBUGARAN JASMANI ANTARA SISWA YANG MENGIKUTI EKSTRAKURIKULER FUTSAL DI SMAN 1 TAMAN SIDOARJO DENGAN SMA KHADIJAH SURABAYA

  • MUKHAMMAD FIRDAUS ABIDIN

Abstract

Abstrak

Kebugaran Jasmani merupakan hal yang penting bagi seseorang, karena kebugaran jasmani adalah kemampuan seseorang untuk melakukan kegiatan sehari-hari dengan optimal tanpa mengalami kelelahan yang berarti dan masih mempunyai cadangan tenaga untuk melakukan aktivitas berikutnya. Kegiatan pendidikan jasmani di sekolah kurangan menunjang kebutuhan siswa untuk menjadi bugar, maka di sekolah juga ada kegiatan ekstrakurikuler. Siswa yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler membutuhkan kebugaran jasmani yang baik, khususnya kegiatan ekstrakurikuler Futsal, yang membutuhkan kecepatan, daya tahan, kelincahan. Dan untuk mengetahui siswa itu dalam indikator kebugaran jasmani baik, sedang, kurang ataupun kurang sekali digunakan instrument tes MFT (Multistage Fitness Test). Penelitian ini untuk mengetahui perbedaan  tingkat kebugaran jasmani siswa yang mengikuti ekstrakurikuler futsal di SMAN 1 Taman Sidoarjo dan SMA Khadijah Surabaya. Penelitian ini merupakan jenis penelitian non-eksperimen. Menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan membandingkan 2 sampel. Penelitian ini merupakan penelitian perbandingan (Comparative research). Sample yang diambil dalam penelitian ini berjumlah 36 siswa yang terdiri dari 18 siswa yang mengikuti ekstrakurikuler futsal di  SMAN 1 Taman Sidoarjo dan 18 siswa yang mengikuti ekstrakurikuler futsal di  SMA Khadijah Surabaya. Hasil penelitian ini didapatkan rata-rata hasil tes MFT untuk siswa yang mengikuti ekstrakurikuler futsal di SMAN 1 Taman Sidoarjo adalah 33,028 dan nilai standard deviasi adalah 5,4999 dengan rentang nilai 23,9 – 47,4. Sedangkan untuk rata-rata hasil tes MFT siswa yang mengikuti ekstrakurikuler futsal di SMA Khadijah Surabaya adalah 30,0767 dan nilai standard deviasi adalah 4,6515 dengan rentang nilai 21,6 – 37,4. Pada penelitian ini pengolahan data dilakukan dengan menggunakan bantuan program komputer Statistical Product and Service Solutions (SPSS) for windows v.21. dan dari program tersebut diketahui bahwa nilai t hitung yang diperoleh sebesar 1,332  dan nilai t tabel 2,031,5, maka dapat disimpulkan bahwa Ha ditolaak dan Ho diterima. Karena nilaai t hitung sebesar 1,332  < dari nilai t tabel sebesar 2,031,5. Sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan untuk tingkat kebugaran jasmani antara siswa yang mengikuti ekstrakurikuler futsal di SMAN 1 Taman Sidoarjo dan siswa yang mengikuti ekstrakurikuler futsal di SMA Khadijah Surabaya.

Kata Kunci : Kebugaran Jasmani, EKstrakurikuler,

Abstract

Physical fitness is an important thing to all people because physical fitness is ability of person in doing daily activity correctly so that the person still has an energy to do next activities. The activity of physical fitness at the school is less of support for students’ needs particularly to get full fitness so that the school should have extracurricular. Students who join extracurricular need good physical fitness especially Hall-Football extracurricular. Hall-Football itself needs special ability such as speed, power, and agility. To know whether the students are in good condition of physical fitness or not, Multistage Fitness Test (MFT) will be beneficial to test physical fitness of student. The purpose of this research was to know physical fitness of students who joined extracurricular of Hall-Football at SMAN 1 Taman Sidoarjo and SMA Khadijah Surabaya. This research was a kind of non-experiment research. This research was using descriptive quantitative approach by comparing two samples. This research was a comparative research. The amount of the sample of this research was 36 students which divided into two parts. The first part was 18 students from SMAN 1 Taman Sidoarjo who joined Hall-Football. The second part was 18 students from SMA Khadijah Surabaya who joined Hall-Football. After conducting a research, the researcher found that the MFT test for students who joined Hall-Football extracurricular at SMAN 1 Taman Sidoarjo was 33,028 and standard deviation score was 5,4999 with distance score was 23,9 – 47,4. Meanwhile, students’ average score based on result of MFT test at SMA Khadijah Surabaya was 30,0767 and standard deviation score was 4,6515 with distance score was 21,6 – 37,4. Statistical Product and Service Solutions (SPSS) for windows v.21 was used by the researcher to analyzed the data on the field. Based on SPSS program, it was found that t calculate score of students was 1,332 and t table score was 2,031,5. It indicated that Ha was rejected and Ho was accepted because score of t calculation was 1,332 < from score of t table was 2,031,5. Based on those findings, it can be concluded that there was no significantly differences between students at SMAN 1 Taman Sidoarjo and students at SMA Khadijah Surabaya in the scope of reaching physical fitness especially for the students who join Hall-Football extracurricular.

Keywords : Physical Fitness, Extracurricular

Published
2017-06-13
Abstract View: 51
PDF Download: 55