PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION TERHADAP KETUNTASAN HASIL BELAJAR DRIBBLE SEPAKBOLA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 KOTA KEDIRI

  • RAGIEL WYNESTIO RAMADHANI

Abstract

Abstrak

Rangka memenuhi terciptanya pembelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) yang kreatif dan inovatif, terdapat berbagai macam model pembelajaran kooperatif diantaranya model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation. Model pembelajaran group investigation salah satu bentuk pembelajaran kooperatif  yang menekankan pada partisipasi dan aktivitas siswa untuk mencari sendiri materi (informasi) pelajaran yang akan dipelajari melalui bahan-bahan yang tersedia, misalnya dari buku pelajaran atau siswa dapat mencari melalui internet dan siswa dilibatkan sejak perencanaan, baik dalam menentukan topik maupun cara untuk mempelajarinya melalui investigasi khususnya pada pembelajaran dribble dalam permainan sepakbola. Tujuan penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation terhadap ketuntasan hasil belajar dribble sepakbola pada siswa kelas VIII-G SMP Negeri 1 Kota Kediri 2) Untuk mengetahui besarnya pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation terhadap ketuntasan hasil belajar dribble sepakbola pada siswa kelas VIII-G SMP Negeri 1 Kota Kediri. Sasaran penelitian ini adalah siswa kelas VIII-G SMP Negeri 1 Kota Kediri dan jumlah sampel yang diambil sebanyak 30 siswa. Metode dalam analisa ini menggunakan metode statistik kuantitatif deskriptif dan komparatif. Sedangkan proses pengambilan data dilakukan dengan menggunakan rubrik penilaian sikap, pengetahuan, keterampilan. Hasil analisa statistik didapatkan hasil nilai Zhitung pengetahuan yaitu -3,750 , Zhitung keterampilan yaitu -4,783. Dari penjelasan diatas bahwa diketahui bahwa Zhitung > Ztabel yaitu sebesar 1,96. Maka dapat disimpulkan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak, sehingga terdapat pengaruh yang signifikan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation terhadap ketuntasan hasil belajar dribble sepakbola dalam pembelajaran pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan (PJOK) pada siswa kelas VIII-G SMP Negeri 1 Kota Kediri dengan peningkatan pada aspek pengetahuan sebesar 49%, dan aspek keterampilan sebesar 94,4%.

Kata Kunci: Model pembelajaran, Kooperatif, Group Investigation, dribble Sepakbola.

Abstract

There are various kinds of cooperative learning model can be implemented in order to make the learning of physical education and health (Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan - PJOK) become more creative and innovative. One of the models is investigation group learning model. The group investigation learning model is a form of cooperative learning that emphasized to participation and activities of the students to find their own learning material or information that can be obtained through available materials such as textbook or the internet. Students are involved within the planning, both in determining the topics and the way to learn it through investigation, especially on learning to dribble in a football play. The purpose of this research is 1) To determine the effect of the application of investigation group type cooperative learning model towards the thoroughness of learning outcomes of  the football dribble for the 8th grade students of SMP Negeri 1 Kota Kediri 2)To determine the effect of the application of investigation group type cooperative learning model towards the completeness of learning outcomes of the football dribble for the 8th grade students of SMP Negeri 1 Kediri. The research object of this research is the 8th grade students of SMP Negeri 1 of Kediri.  The number of samples taken is 30 students. The method used in this analysis is descriptive and comparative quantitative statistics. The data collection processing is carried out by using the assessment of rubric attitudes, knowledge, and skills. The statistical analysis showed that knowledge is -3.750, and Zscore skills is -4.783. From the aforementioned explanation, it is known that Zscore > Ztable that is equal to 1.96. So we can conclude that Ha is accepted and Ho is rejected, so that there is a significant influence towards the implementation of Group Investigation cooperative learning model of the thoroughness of the learning outcomes for football dribble in teaching physical education, sports and health (Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan - PJOK) to the 8th grade students of SMP Negeri 1 of Kediri with an improvement on the knowledge aspect is amounted to 49%, and skills aspect is amounted to of 94.4%.

Keywords: Learning model, Cooperative, Group Investigation, Football dribble

Published
2017-06-13
Abstract View: 8
PDF Download: 29