PENINGKATAN KEMAMPUAN MOTORIK SISWA AUTIS MELALUI PERMAINAN SIRKUIT

  • Firda Angga Krisniawan Universitas Negeri Surabaya
  • Nanik Indahwati Universitas Negeri Surabaya

Abstract

Abstrak

Permainan merupakan suatu kegiatan aktivitas yang menyenangkan untuk menghibur orang dewasa maupun anak setelah melakukan kegiatan berat atau pekerjaan. Permainan sirkuit merupakan sebuah permainan gerak yang tersusun dari pos satu ke pos yang satunya dengan bertujuan agar otot bereaksi dengan cara runtut dan secara terus menerus dari yang mudah sampai yang sulit. Didalam permainan sirkuit terdapat gerak motorik kasar yang cocok digunakan untuk perkembangan anak-anak. Penelitian ini mempunyai tujuan untuk agar mengetahui ada atau tidaknya peningkatan motorik kasar pada siswa yang mengalami berkebutuhan khusus (autis) dengan permainan sirkuit. Pada penelitian tersebut peneliti menggunakan rancangan one group pretest-posttest design. Pengambilan sampelnya peneliti menggunakan teknik purposive sampling, dengan jumlah sampelnya sebanya 4 siswa yang mengalami keterbatasan autis di SDN Babatan IV Surabaya. Berdasarkan uji hipotesis menggunakan SPSS pada hasilnya ternyata memiliki nilai sig (2-tailed) 0,017 < 0,05 yang menunjukkan terdapat peningkatan kemampuan motorik kasar siswa autis melalui permainan sirkuit dan besar persentase peningkatan adalah 31% dengan selisih rata-rata post-test dan pre-test nya sebesar 202,5.

Kata kunci: motorik kasar; permainan sirkuit

 

Abstract

Playing a game is one of fun activities to entertain adults and children after working on something burden. Circuit game is arranged of some stations which are aimed to make muscle working in harmony and continuously from the easiest part to the hardest. In this game, there are rough motoric motions that suitable for children's growth .The aim of this study is to observe whether the circuit game can develop the rough motoric skill of the students with special needs (autistic) or not. To collect the data, the researcher used the plan of one group pretest-posttest design. Furthermore, the sample for this study is drawn by using purposive sampling technique. The sample in this study are four students with special needs (autistic) at SDN Babatan IV Surabaya. Based on the hypothesis test by using SPSS, the result showed with score sig (2-tailed) 0,017 < 0,05 that indicated development rough motoric skill of autistic students through circuit game, and the percentage of the development is 31% with 202,5 as the mean contradiction of post-test and pre-test.

Keywords: rough motoric; circuit game

Published
2020-11-25
Section
Articles
Abstract Views: 190
PDF Downloads: 550