PERBANDINGAN TINGKAT KEBUGARAN JASMANI ANTARA SISWA KELAS VII DENGAN SISWA KELAS IX SMP NEGERI 27 SURABAYA

  • Ghani Abbad Universitas Negeri Surabaya
  • Dony Andrijanto Universitas Negeri Surabaya

Abstract

Abstrak

Pendidikan jasmani merupakan proses pendidikan yang sudah diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia, untuk dapat menciptakan manusia bermutu dan mempunyai tubuh yang sehat jasmani rohani dengan pembelajaran PJOK di seluruh jenjang pendidikan mulai dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi, dari hal ini peneliti ingin mengetahui tingkat kebugaran jasmani siswa kelas VII dan siswa kelas IX SMP Negeri 27 Surabaya. Tujuan dari penelitian ini yaitu : 1. untuk mengetahui tingkat kebugaran jasmani antara siswa kelas VII dan kelas IX 2. Untuk mengetahui perbedaan tingkat kebugaran jasmani antara siswa kelas VII dan kelas IX. Ini adalah penelitian komporatif dengan model deskripsi yang berusaha menjelaskan secara detail permasalahan mengenai sebab akibat, dan faktor-faktor pada suatu kejadian. Desain penelitian non-eksperimen untuk membandingkan dua sampel. Populasi dalam penelitian ini yaitu siswa kelas VII dan kelas IX. Untuk kelas VII ada 10 kelas, dari kelas A sampai J dengan total siswa 397, dan kelas IX ada 8 kelas, dari kelas A sampai H dengan total siswa 306, Dalam penelitian ini pemilihan sampelnya menggunakan cluster random sampling. Untuk sampel kelas VIIA ada 39 siswa, dan kelas IXC ada 38 siswa. Berdasarkan perhitungan statistik menunjukkan mean dari hasil tes Multistage Fitness Test  untuk siswa kelas VII yaitu 0.152 dan untuk kelas IX yaitu 0.278, hasil analisis data dan pembahasan yang dilihat dari Independen T tes, menunjukkan bahwa P value lebih besar dari (0,05), Dengan demikian Ho diterima Ha ditolak, jadi, tidak ada perbedaan yang signifikan tingkat kebugaran antara kelas VII dengan kelas IX SMP Negeri 27 Surabaya.

Kata Kunci: pendidikan jasmani; tingkat kebugaran jasmani; kebugaran jasmani

 

Abstract

Physical education is an educational process that has been regulated in the Law of the Republic of Indonesia, to be able to create quality humans and have a healthy body and spiritual body by learning PJOK at all levels of education from elementary school to college, from this the researcher wants to know the level of fitness physical students of class VII and class IX of SMP Negeri 27 Surabaya. The objectives of this study were: 1. To determine the level of physical fitness between grade VII and grade IX students. 2. To determine differences in physical fitness levels between grade VII and grade IX students. This is a comporative research with a descriptive model that seeks to explain in detail the problems of cause and effect and the factors of an event. Non-experimental research design to compare two samples. The population in this study were students of class VII and class IX. For class VII there are 10 classes, from class A to J with a total of 397 students, and class IX there are 8 classes, from class A to H with a total of 306 students. In this study, the sample selection used cluster random sampling. For the sample class VIIA there are 39 students, and class IXC there are 38 students. Based on statistical calculations, the mean of the Multistage Fitness Test results for grade VII students is 0.152 and for class IX is 0.278, the results of data analysis and discussion as seen from the Independent T test, show that the P value is greater than (0.05). Thus Ho accepted Ha rejected, so, there is no significant difference in the level of fitness between class VII and class IX SMP Negeri 27 Surabaya.

Keywords: physical education; physical fitness level; physical fitness

Published
2021-01-20
Section
Articles