PERBANDINGAN KEBUGARAN JASMANI PADA SISWA PEROKOK DAN NON PEROKOK DI SMA NEGERI 1 PORONG

  • Sawego Gati Putro Febriadi Universitas Negeri Surabaya
  • Dony Andrijanto Universitas Negeri Surabaya

Abstract

Abstrak

Kebugaran jasmani merupakan kemampuan tubuh seseorang untuk melakukan tugas pekerjaan sehari-hari tanpa menimbulkan kelelahan yang berarti, sehingga tubuh masih memiliki cadangan tenaga untuk mengatasi beban kerja tambahan. Kebugaran jasmani harusnya dimiliki oleh setiap individu dalam menjalani hidup guna terjaganya kondisi tubuh dalam kondisi baik. Banyak pemuda di Indonesia yang berstatus pelajar yang sudah merokok. Ditinjau dari dampak negatif penggunaan rokok tentunya berpotensi menurunkan kebugaran siswa yang merokok. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan kebugaran jasmani antara siswa perokok dan non perokok. Pada penelitian ini menggunakan metode penelitian non eksperimen menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Dengan desain penelitian komparatif. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 122 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket dan menggunakan test MFT. Dari hasil perhitungan uji beda diketahui nilai Sig(2-tiled) adalah 0,002 atau dengan kata lain (0.002 <0.05) sehingga dapat dikatakan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Jadi, berdasarkan hasil perhitungan uji beda (Uji-t) menggunakan uji non- parametrik man-Whitney dapat disimpulkan ada perbedaan secara signifikan antara tingkat kebugaran jasmani Siswa Perokok dan Siswa non Perokok SMAN 1 Porong

Kata Kunci: kebugaran jasmani; perokok; non perokok

 

Abstract

Physical fitness refers to body ability to perform daily activities without causing significant fatigue. Thus, the body still has reserves of energy to cope with the additional workloads. Every individual should have physical fitness in living his life to maintain the condition of the body in good condition. In Indonesia, many students who have smoked cigarettes. The researcher considers the negative impact of cigarette use certainly has the potential to reduce the fitness of student smokers. This research aims to know the differences in physical fitness between smoker and non-smoker students. This research used non-experimental research methods used a quantitative descriptive approach and One-sample Kolomogrov-Smirnov Test Design. The sample in this research is 122 students. The instrument used in this research is a questionnaire and used the MFT test. Based on the analysis result of the difference test, it is known that the Sig (2-tiled) value is 0.002 or in other words (0.002 <0.05) so that it can be said that Ho is rejected and Ha is accepted. So, based on the results of the calculation of the difference test (t-test) using the non-parametric man-Whitney test, it can be concluded that there is a significant difference between the level of physical fitness of smoker students and non-smoker students at Senior High School 1 Porong.

Keywords: physical fitness; smokers; non-smokers

 

Published
2021-01-20
Section
Articles