RESPON SISWA TERHADAP PENGGUNAAN E-LEARNING PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI, OLAHRAGA DAN KESEHATAN (PJOK) SELAMA MASA PANDEMI

  • Dwi Iryanti Agustina Universitas Negeri Surabaya
  • Heryanto Nur Muhammad Universitas Negeri Surabaya

Abstract

Abstrak

Diawal tahun 2020 ini, dihampir seluruh negara di dunia terdampak akibat adanya pandemi corona virus disease (Covid-19). Indonesia menjadi salah satu negara paling terdampak baik dari segi menurunya tingkat perekonomian masyarakat, terbatasnya aktivitas fisik, hingga berubahnya sistem pendidikan. Pembelajaran yang awalnya dilakukan secara tatap muka, datang kesekolah, dan melakukan aktivitas di sekolah. Namun, akibat adanya pandemi ini pembelajaran yang biasa dilakukan secara langsung itu diubah menjadi pembelajaran jarak jauh dengan menggunakan teknologi yang digunakan dalam bidang pendidikan, atau biasa disebut electronic learning (e-learning). Pembelajaran e-learning dilakukan disemua mata pelajaran, tanpa terkecuali Pembelajaran Jasmani, Olahraga dan Kesehatan (PJOK). Penerapan e-learning membuat siswa kurang maksimal dalam melakukan aktivitas gerak, PJOK yang sejatinya adalah aktivitas gerak, kurang bisa dilakukan secara maksimal menggunakan e-learning. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Instrumen penelitian ini, menggunakan angket yang telah diadopsi. Subjek penelitian yaitu siswa kelas VIII-A SMP Negeri 29 Gresik yang berjumlah 32 responden yang terdiri dari 12 putra dan 20 putri. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji validitas dan realibilitas. Berdasarkan hasil uji validitas menyatakan bahwa dari 16 pernyataan, menjadi 12 pernyataan dinyatakan valid dan hasil uji reliabilitas memperoleh nilai sebesar 0,890 dan dinyatakan reliabel. Hasil prosentase jawaban dari responden terdiri dari selalu 33,1%, sering kali 39,1%, kadang-kadang 24,7%, dan tidak pernah 2,9%. Berdasarkan hasil prosentase tersebut, maka respon siswa terhadap pembelajaran menggunakan e-learning pada mata pelajaran PJOK sebagian besar adalah menyatakan sering kali menggunakan e-learning pada pembelajaran PJOK.

Kata Kunci: pandemi covid-19; PJOK secara e-learning; respon siswa

Abstract

   At the beginning of 2020, almost all countries in the world are affected by the coronavirus disease (Covid-19) pandemic. Indonesia is one of the most affected countries both in terms of declining economic levels of the community, limited physical activity, to the changing education system. Lessons that were initially done face-to-face, coming to school, and doing activities in school. However, due to this pandemic, learning is usually done directly it is converted into distance learning using technology used in the field of education, or commonly called electronic learning (e-learning). E-learning is carried out in all subjects, without exception Physical Learning Sports and Health (PJOK). The application of e-learning makes students less maximal in doing motion activities, PJOK which is actually a motion activity, less can be done to the maximum using e-learning. This research uses descriptive method with quantitative approach. This research instrument, using questionnaires that have been adopted. The research subjects were grade VIII-A students of SMP Negeri 29 Gresik which consisted of 32 respondents consisting of 12 sons and 20 daughters. Data analysis techniques used are tests of validity and eligibility. Based on validity test results stated that from 16 statements, to 12 statements were declared valid and reliability test results obtained a value of 0.890 and declared reliable. The percentage of answers from respondents consisted of always 33.1%, often 39.1%, sometimes 24.7%, and never 2.9%. Based on the percentage results, the students' response to learning using e-learning in PJOK subjects is mostly stated that they often use e-learning in PJOK learning.

Keywords: covid-19 pandemic; PJOK in e-learning; student response

Published
2021-01-25
Section
Articles