PERBEDAAN MINAT SISWA DALAM PEMBELAJARAN PJOK ANTARA MODEL LURING DAN DARING DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA

  • Retno Anjarsari Universitas Negeri Surabaya
  • Ali Maksum Universitas Negeri Surabaya

Abstract

Abstrak

Pandemi Corona Virus Disease 19 (Covid-19) telah banyak mengubah sistem pembelajaran di sekolah. Sistem pembelajaran yang awalnya dilaksanakan melalui tatap muka secara langsung (luring) di sekolah kini harus diubah dengan sistem dalam jaringan (daring) yang dilaksanakan di rumah masing-masing, baik untuk guru maupun siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan minat siswa dalam mengikuti pembelajaran PJOK (Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan) antara model luring dan model daring khususnya pada tingkat Sekolah Menengah Pertama. Penelitian ini dilakukan di Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Tulangan Sidoarjo, dengan populasi sebanyak 245 siswa. Teknik pengambilan sampling yang digunakan adalah  Quota Sampling yang melibatkan 100 siswa dengan 33% laki-laki dan 67% perempuan. Penelitian ini menggunakan angket yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya serta disebarkan kepada siswa secara online. Analisis data pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Uji T. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan minat siswa secara signifikan dengan nilai T sebesar 8,578 pada signifikansi 0,001 (α<0,05). Model luring lebih diminati oleh siswa dibandingkan dengan model daring. Hal ini menjadikan evaluasi bagi guru untuk lebih inovatif dalam mendesain pembelajaran PJOK yang lebih menarik, sehingga minat siswa menjadi meningkat meski pandemi ini belum berakhir. Karena aktivitas fisik seseorang sangat berguna untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh, apalagi selama masa pandemi Covid-19 ini imunitas tubuh yang baik sangat dibutuhkan.

Kata Kunci: minat siswa; model pembelajaran; aktivitas fisik; pandemik covid-19

Abstract

The Corona Virus Disease 19 (Covid-19) pandemic has changed the learning system in schools a lot. The learning system that was initially implemented through face-to-face (offline) in schools must now be changed to an online system (online) which is implemented in individual homes, both for teachers and students. The purpose of this study was to determine the differences in student interest in participating in the learning of PJOK (Sports and Health) between offline models and online models, especially at the junior high school level. This research was conducted at State Junior High School 1 Tulangan Sidoarjo, with a population of 245 students. The sampling technique used was Quota Sampling which involved 100 students with 33% male and 67% female. This study uses a questionnaire that has been tested for validity and reliability and is distributed to students online. The data analysis in this study was carried out using the T test. The results showed that there was a significant difference in student interest with a T value of 8.578 at a significance of 0.001 (α <0.05). The offline model is more attractive to students than the online model. This makes evaluations for teachers to be more innovative in designing more interesting PJOK lessons, so that student interest increases even though this pandemic has not ended. Because someone's physical activity is very useful for maintaining health and fitness, especially during the Covid-19 pandemic, good body immunity is needed.

Keywords: student’s interest; learning model; physical activity; covid-19 pandemic

 

Published
2021-04-07
Section
Articles