SURVEI KETERLAKSANAAN KURIKULUM MERDEKA BELAJAR PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI DI SMA NEGERI 1 PURWOASRI

  • Wahyu Subandrio Universitas Negeri Surabaya
  • Dwi Cahyo Kartiko Universitas Negeri Surabaya

Abstract

Abstrak

Kurikulum merupakan sistem yang mengatur suatu pembelajaran agar berjalan secara sistematis. Sejauh ini kurikulum hadir untuk mengembangkan potensi peserta didik, dengan selalu memperbaiki kurikulum sesuai perkembangan zaman. Pada tahun 2019 muncul gebrakan baru yaitu Kurikulum Merdeka Belajar. Kurikulum tersebut sudah diterapkan pada instansi pendidikan, namun tidak semuanya menjalankan dengan baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat keterlaksanaan Kurikulum Merdeka Belajar pada Pembelajaran PJOK. Metode yang digunakan adalah survei dengan teknik menyebarkan angket kepada responden. Angket tersebut menggunakan skala likert. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan satu variabel yaitu keterlaksanaan Kurikulum Merdeka Belajar pada pembelajaran pendidikan jasmani. Populasi untuk penelitian ini adalah seluruh guru di SMA Negeri 1 Purwoasri. Sedangkan sampel yang dipilih adalah 3 guru PJOK dan 3 jajaran kepala sekolah, dengan menerapkan teknik purposive sampling. Untuk analisis data, peneliti menghitung secara manual menggunakan Excel dan menganalisa sesuai dengan variabel yang sudah ditentukan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kategori “Sangat Baik” sebesar 66.67% (3 jajaran kepala sekolah dan 1 guru PJOK), dan kategori “Baik” sebesar 33.33% (2 guru PJOK). Menurut hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa Kurikulum Merdeka Belajar pada Pembelajaran Pendidikan Jasmani di SMA Negeri 1 Purwoasri mayoritas dilaksanakan dengan “Sangat Baik” atau minimal dalam kategori “Baik”.

Kata kunci: kurikulum; merdeka belajar; PJOK

Abstract

Curriculum is a system that regulates a teaching learning running systematically. So far, the curriculum is applied to develop learners’ capabillity. To improve the curriculum along with the era development. There was a new breakthrough namely Merdeka Belajar Curriculum in 2019. Nowadays, Merdeka Belajar Curriculum has been implemented by educational institutions. This purpose research is aimed to find out level of implementation of Merdeka Belajar Curriculum on Physical Education learning. The method is a survey with questionnaire distribution technique to respondents, questionnaire used likert scale. The type of this research is a quantitative descriptive with one variable namely the implementation of Merdeka Belajar Curriculum on Physical Education learning. The populations research is all teachers at SMA Negeri 1 Purwoasri. The sample used is purposive sampling by selecting 3 Physical Education teachers and 3 principals. For data analysis, the researcher manually calculated by Excel and analyzed according to variable. The result of this study showed that the “excellent” category was 66,67% (3 principals and 1 Physical Education teacher), and the “good” category was 33.33% (2 Physical Education teachers). In conclusion, the majority implementation of Merdeka Belajar Curriculum on Physical Education learning at SMA Negeri 1 Purwoasri is “excellent” or minimally in “good” category.

Keywords: curriculum, merdeka belajar, physical education, sports and health

 

Published
2021-06-19
Section
Articles