PERBANDINGAN TINGKAT MOTIVASI SELAMA PEMBELAJARAN DARING DAN LURING PADA MATERI BOLA VOLI DI SMKN 1 KANOR

  • Luloek Latifah S Universitas Negeri Surabaya
  • Anung Priambodo Universitas Negeri Surabaya

Abstract

Abstrak

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan motivasi belajar  siswa SMKN 1 Kanor  secara daring  dan luring pada materi bola voli. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, dimana peneliti menggunakan angket kuisioner melalui google form dengan menggunakan indikator intrinsik  berupa kesehatan, perhatian, minat, dan bakat. Sedangkan indikator ekstrisik berupa metode mengajar dan lokasi. Teknik penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik cluster random sampling. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI BDP 1 dan XI BDP 2 dengan total keseluruhan 62 siswa. Dengan teknik analisis data yang digunakan adalah uji normalitas dengan hasil pembelajaran daring dan luring nilai signifikansi pada Kolmogorov-Smirnov adalah 0,000 maka lebih kecil dari alpha 0,05 maka Ha diterima dan H0 ditolak. Sedangkan itu uji homogenitas dengan hasil diketahui bahwa signifikansi homogenitas 0,000<0,05 artinya data tidak homogen. Selanjutnya menggunakan uji Mann-Whitney hasil dari Mann-Whitney sebesar 0,005 lebih kecil dari nilai probabilitas 0,05 oleh sebab itu uji Mann-Whitney di atas dapat disimpulkan maka Ha diterima dan H0 ditolak sesuai dengan tujuan penelitian maka terdapat perbedaan antara pembelajaran daring dengan pembelajaran luring. Dengan hasil masing masing pembelajaran daring 73,6% dan pembelajaran luring 76,1%. Berdasarkan hasil dari penelitian perbandingan tingkat motivasi selama pembelajaran daring dan luring di SMKN 1 Kanor Kabupaten Bojonegoro disimpulkan bahwa terdapat perbedaan signifikan tingkat motivasi antara pembelajaran daring dan pembelajaran luring dengan jumlah populasi 62 siswa.

Kata Kunci: motivasi; pembelajaran daring dan luring; bola voli

Abstract

This Study animed to compare the online and offline learning motivation of SMKN 1 Kanor students on volleyball material. This type of research is quantitative research, where the researcher uses a questionnaire via google form using intrinsic indicators in the form of health, attention, interests, and talents. In comparison the extrinsic indicators are in the form of teaching methods and locations. The sampling technique in this study used a cluster random sampling technique. The samples used in this study were students of clasess XI BDP 1 and XI BDP 2, with a total of 62 students. The data analysis technique used is the normality test with online and offline learning outcomes. The significance value of Kolmogorov-Smirnov is 0.000, which is less than alpha 0.05, then Ha is accepted and H0 is rejected. Meanwhile, the homogeneity test with the results known that the significance of homogeneity 0.000 <0.05 means that the data is not homogeneous. Furthermore, using the Mann-Whitney test. The results from Mann-Whitney of 0.005 are smaller than the probability value of 0.05, therefore the Mann-Whitney test above can be concluded that Ha is accepted and H0 is rejected according to the purpose of the study, there is a difference between online learning and learning offline. With the results of each online learning 73.6% and offline learning 76.1%. Based on the results of a comparative study of the level of motivation during online and offline learning at SMKN 1 Kanor, Bojonegoro Regency, it was concluded that there was a significant difference in the level of motivation between online learning and offline learning with a population of 62 student.

Keywords: motivation; online and offline learning; volleyball



Published
2021-07-13
Section
Articles