PENGARUH PEMBERIAN KUOTA INTERNET GRATIS TERHADAP MOTIVASI BELAJAR PJOK PADA SISWA SMPK STELLA MARIS SURABAYA

  • Maximilianus Charito Nanda Pudjianto Universitas Negeri Surabaya
  • Nanik Indahwati Universitas Negeri Surabaya

Abstract

Abstrak

Pembelajaran daring di masa pandemi COVID-19 seperti sekarang ini membuat pemerintah selalu mencari strategi dan cara terbaik agar motivasi belajar siswa tetap terjaga. Salah satu kebijakan yang dikeluarkan adalah memberi kuota internet kepada siswa. Hal ini diharapkan mampu menjaga motivasi belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pemberian kuota internet pemerintah berpengaruh terhadap motivasi belajar siswa SMPK Stella Maris Surabaya khususnya pada mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK). Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan desain penelitian ex-post facto. Berdasarkan jumlah responden yang mengisi angket, sampel dalam penelitian ini sebanyak 125 siswa yang diambil dari keseluruhan jumlah populasi 360 siswa dengan menggunakan teknik Stratified Random Sampling. Mengutip dari angket penelitian Antika (2015), terdapat dua indikator dalam motivasi, yaitu motivasi intrinsik dan ekstrinsik. Adapun angket yang digunakan telah diuji validitas dan reliabilitasnya, disebarkan melalui google form untuk pengambilan data. Sedangkan regresi linier sederhana digunakan sebagai metode analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh dari pemberian kuota internet gratis terhadap motivasi belajar PJOK di SMPK Stella Maris Surabaya. Dapat diketahui dari hasil uji regresi linear sederhana pada data, dengan nilai signifikan sebesar 0,00 < 0,05 serta memiliki nilai koefisien β sebesar 0.563 yang dapat diartikan variabel X akan mempengaruhi 56,3% terhadap perubahan variabel Y. Kesimpulannya ialah variabel pemberian kuota internet berpengaruh signifikan terhadap variabel motivasi belajar PJOK.

Kata Kunci: pembelajaran daring; kuota internet; motivasi belajar PJOK

Abstract

Online learning during the COVID-19 pandemic today makes the government always look for the best strategies and ways to keep students' learning motivations awake. One of the policies issued is to give an internet quota to students. It is expected to be able to maintain learning motivation. This study aims to find out if the provision of government internet quotas affects the learning motivation of SMPK Stella Maris Surabaya students, especially in the subjects of Physical Education, Sports, and Health (PJOK). This research uses a type of quantitative descriptive research with an ex-post facto research design. Based on the number of respondents who filled out the questionnaire, the sample in this study as many as 125 students were taken from the total population of 360 students using the Stratified Random Sampling technique. Quoting from an Antika research questionnaire (2015), there are two indicators in motivation, namely intrinsic and extrinsic motivation. The questionnaire used has been tested for validity dan reliability, disseminated through google form for data retrieval. While simple linear regression is used as a method of data analysis. The results showed an influence from the provision of a free internet quota to the motivation of learning PJOK at SMPK Stella Maris Surabaya. It can be seen from the results of a simple linear regression test on the data, with a significant value of 0.00 < 0.05 and has a coefficient value of β of 0.563 which can be interpreted as variable X will affect 56.3% of variable changes Y. The conclusion is the variable of a free internet quota has a significant effect on PJOK learning motivation variable.

Keywords: online learning; internet quota; PJOK learning motivation

 

Published
2021-07-14
Section
Articles