TINGKAT KECEMASAN GURU PJOK MENGHADAPI PEMBUKAAN SEKOLAH DI MASA PANDEMI COVID-19

  • Syafrie Fadhilah Putra Universitas Negeri Surabaya
  • Heryanto Nur Muhammad Universitas Negeri Surabaya

Abstract

Abstrak

Adanya pandemi menyebabkan kegiatan belajar mengajar dilakukan secara daring. Seiring berjalannya waktu, kasus covid-19 menurun sehingga pemerintah akan melakukan pembukaan sekolah. Pembukaan sekolah yang akan dilakukan oleh pemerintah akan menimbulkan suatu kecemasan guru karena akan menjadi sebuah kluster penyebaran virus corona. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kecemasan guru mehadapi pembukaan sekolah di masa pandemi Covid-19. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri se-Surabaya. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian survei. Teknik pengambilan data pada penelitian ini menggunakan instrumen berupa kuesioner yang diaplikasikan melalui Google Form dengan menggunakan skala HARS (Hamilton Anxiety Rating Scale). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) SMA Negeri di Surabaya. Sampel yang digunakan berjumlah 20 guru PJOK. Teknik penentuan sampel yang digunakan oleh peneliti dalam penelitian ini yaitu teknik cluster random sampling dengan ketentuan wilayah diambil 1 sekolah. Teknik analisis data dalam peneitian ini menggunakan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kecemasan guru PJOK di SMA Negeri se-Surabaya memiliki tingkat kecemasan dalam kategori ringan dengan persentase sebesar 15%, kategori sedang sebesar 15%, kategori berat sebesar 10%, dan kategori tidak ada kecemasan sebesar 60%. Simpulan dalam penelitian ini yaitu kebanyakan guru PJOK SMA Negeri di Surabaya berada pada kategori tidak memiliki kecemasan ketika menghadapi pembukaan sekolah di masa pandemi.

Kata Kunci: pandemi covid-19; tingkat kecemasan guru; pembukaan sekolah

Abstract

 

The pandemic caused teaching and learning activities to be carried out online. Over time, the number of COVID-19 cases decreased, so the government will open schools. The opening of schools that will be carried out by the government will cause teacher anxiety because it will become a cluster for the spread of the corona virus. The purpose of this study was to determine the level of anxiety of teachers facing the opening of schools during the Covid-19 pandemic. This research was conducted in public high schools throughout Surabaya. This study uses a survey research type. The data collection technique in this study used an instrument in the form of a questionnaire which was applied via Google Form using the HARS (Hamilton Anxiety Rating Scale) scale. The population in this study were all teachers of Physical Education (PE) in Public Senior High Schools in Surabaya. The sample used is 20 PE teachers. The sampling technique used by the researcher in this study is the cluster random sampling technique with the provision that the area is taken from 1 school. The data analysis technique in this research uses percentages. The results showed that the anxiety level of PE teachers in public high schools throughout Surabaya had an anxiety level in the mild category with a percentage of 15%, the moderate category of 15%, the severe category of 10%, and the no anxiety category of 60%. The conclusion in this study is that most of the PE teachers of public high schools in Surabaya are in the category of not having anxiety when facing the opening of schools during the pandemic.

 

Keywords: covid-19 pandemic; teacher anxiety level; opening school

Published
2021-07-22
Section
Articles