ANALISIS TINGKAT KEJENUHAN (BURNOUT) SISWA PADA PEMBELAJARAN DARING PJOK DI MASA PANDEMI COVID-19

  • Daniel Chrisjuanta Siappa Universitas Negeri Surabaya
  • Anung Priambodo Universitas Negeri Surabaya

Abstract

Abstrak

Permasalahan akibat pandemi COVID-19 telah memberikan dampak pada dunia pendidikan di Indonesia, khususnya dalam ruang lingkup penelitian ini membahas tentang pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan (PJOK). Esensi pembelajaran PJOK didominasi oleh keterampilan fisik yang mengharuskan siswa melakukan tugas gerak dan penghayatan nilai-nilai olahraga. Namun sekarang harus dilakukan secara online, sehingga dalam pelaksanaannya justru memberikan tekanan akademik yang dapat berujung pada kejenuhan bagi siswa. Mengingat adanya dampak kejenuhan yang dapat menyebabkan permasalahan akademik dan individu bagi siswa seperti berperilaku buruk, maka diperlukan identifikasi awal untuk dapat menentukan tindakan terkait pengentasan atau pencegahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kejenuhan siswa pada pembelajaran daring PJOK di masa pandemi COVID-19. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMAN 2 Magetan yang berjumlah 312 siswa, dengan jumlah sampel sebanyak 175 siswa. Teknik pengumpulan data dan administrasi menggunakan instrumen penelitian berupa angket School Burnout Inventory versi Bahasa Indonesia, yang diukur dengan skala Likert. Teknik pengumpulan data dan administrasi kuesioner menggunakan google form yang disebarkan kepada siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kejenuhan siswa berada pada kategori sedang, yaitu sebanyak 84 siswa dengan persentase 48%. Penelitian ini memiliki kesimpulan bahwa pembelajaran PJOK secara daring selama masa pandemi COVID-19 tetap berlangsung meskipun secara umum siswa mengalami kejenuhan pada kategori sedang. Dengan demikian perlu adanya upaya pengentasan dan penurunan tingkat kejenuhan siswa oleh pelaku pendidikan.

Kata Kunci: COVID-19; pembelajaran daring; PJOK; kejenuhan; siswa

Abstract

Problems caused by the COVID-19 pandemic have impacted on the world of education in Indonesia, especially in the scope of this research discussing the learning of Physical Education, Sports and Health (PJOK). The essence of PJOK learning is dominated by physical skills that require students to perform motion assignments and passion for sports values. However now it must be done online so that in its implementation it puts academic pressure that leads to burnout for students. Given the impact of burnout that can cause academic and individual problems for the student such as misbehave, it is necessary to identify the beginning to be able to determine actions related to alleviation or prevention. This study aims to determine the level of burnout’s students in PJOK online learning during the COVID-19 pandemic. This research includes a type of descriptive quantitative research. The population in this study was grade XI students of SMAN 2 Magetan, which amounted to 312 students, with a sample of 175 students. Data collection and administration techniques using research instruments in the form of a poll School Burnout Inventory version of The Indonesian version, which is measured by the Likert scale. Data collection techniques and questionnaire administration using google form that to spread for students. The results showed that the level of burnout’s students was in the moderate category, which is as much as 84 students with a percentage of 48%. This study concluded that online PJOK learning during the COVID-19 pandemic continues despite students was generally burnout in the moderate category. Thus, there needs to be efforts to alleviate and decrease the level of burnout’s students by educational actors.

Keywords:  COVID-19; online learning; physical education; burnout; students 

Published
2021-07-22
Section
Articles