HUBUNGAN ANTARA AKTIVITAS SEDENTARI DENGAN STATUS GIZI PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI SMA NEGERI 3 SIDOARJO

  • Nurmalitasari Ega Arwidya Universitas Negeri Surabaya
  • Endang Sri Wahjuni Universitas Negeri Surabaya

Abstract

Abstrak

Pada masa pandemi mengharuskan kegiatan pembelajaran dilakukan secara daring yang membuat berkurangnya aktivitas fisik peserta didik kelas XI SMA Negeri 3 Sidoarjo. Dengan berkembangnya zaman dan teknologi semakin canggih. Pembelajaran dilakukan dengan menggunakan aplikasi pada telepon genggam/laptop, sehingga peserta didik tidak melakukan aktivitas yang begitu berat untuk mengikuti pembelajaran. Peserta didik juga lebih banyak menghabiskan waktunya dengan duduk bermalas-malasan (chatting, bermain game online, bermain social media, dan telepon). Sehingga terjadi penurunan aktivitas fisik dan meningkatnya aktivitas sedentari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara aktivitas sedentari dengan status gizi pada masa pandemi Covid-19 di SMA Negeri 3 Sidoarjo. Penelitian ini berjenis non-eksperimen. Sampel yang berjumlah 51 peserta didik melalui teknik cluster random sampling dan dianalisis menggunakan uji korelasi gamma. Instrumen untuk mengukur aktivitas sedentari menggunakan ASAQ (Adolescent Sedentary Activity Questionnaire) dan untuk mengukur status gizi menggunakan Standar Antropometri yaitu Indeks Masa Tubuh menurut Umur (IMT/U). Hasil analisis aktivitas sedentari memiliki rata-rata 617,24 menit/hari dengan persentase terbesar terdapat pada kategori tinggi dan persentase terkecil terdapat pada kategori rendah. Hasil analisis status gizi memiliki rata-rata 21,7 dengan frekuensi terbesar terdapat pada kategori normal dan frekuensi terkecil terdapat pada kategori gizi buruk. Hasil statistik menunjukkan nilai p value lebih besar dari nilai α sehingga kesimpulannya tidak ada hubungan yang signifikan antara aktivitas sedentari dengan status gizi pada masa pandemi Covid-19 di SMA Negeri 3 Sidoarjo.

Kata Kunci: pandemi covid-19; aktivitas sedentari; status gizi

Abstract

In the pandemic, learning activities must be carried out online the physical activity of the XI grade students of SMA Negeri 3 Sidoarjo. With the development of the times and technology is increasingly sophisticated. Learning is carried out using applications on a cellphone/laptop, so that students don’t do out activities that are so heavy to participate in the lesson. Students also spend more time sitting lazily (chatting, playing online games, playing social media, and telephone). This result in a decreased physical activity and an increased in sedentary activity. This study aims to determine the correlation between sedentary activity and nutritional status during the Covid-19 pandemic at SMA Negeri 3 Sidoarjo. This research is a non-experimental type. With a sample of 51 students through cluster random sampling technique and analyzed using the gamma correlation test. Instruments to measure sedentary activity use the ASAQ (Adolescent Sedentary Activity Questionnaire and measure nutritional status using Anthropometric Standards, namely Body Mass Index by Age (BMI/U). The result of the analysis of sedentary activities has an average of 617,24 minutes/day with the largest percentage in the high category and the smallest percentage in the low category. The results of the analysis of the nutritional status of students have an average of 21,7 with the largest frequency is in the normal category and the smallest frequency is in the severely thinness. The statistical result show, that the p value is bigger than the α value so that in conclusion there is no correlation between sedentary activity and nutritional status during the pandemic at SMA Negeri 3 Sidoarjo.

Keywords: covid-19 pandemic; sedentary activity; nutritional status

Published
2021-07-23
Section
Articles