HUBUNGAN POLA PIKIR TUMBUH KEMBANG DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN PJOK

Authors

  • Danny Dwi Cahyono Universitas Negeri Surabaya
  • Bambang Ferianto Tjahyo Kuntjoro Universitas Negeri Surabaya

Abstract

Abstrak

Pola pikir erat kaitannya dengan cara seseorang mengambil keputusan dan berperilaku. Setiap orang memiliki pola pikir yang berbeda, salah satu pengelompokan pola pikir yang ada adalah pola pikir tumbuh kembang (growth mindset) dan pola pikir tetap (fixed mindset). Penelitian ini merupakan jenis penelitian korelasi yang bertujuan untuk menguji hubungan antar kedua variabel. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Namira Kota Probolinggo yang berjumlah 81 orang dengan rincian sampel sejumlah 67 siswa, metode sampel menggunakan quota sampling sesuai dengan perhitungan rumus Slovin. Instrumen untuk kedua variabel yang digunakan merupakan hasil adopsi dari angket Self-Efficacy Gaumer Erickson (2018) dan motivasi belajar Taufik (2017). Pada penelitian ini menggunakan analisis korelasi Pearson Product Moment. Terdapat 11 siswa (16,4%) dengan growth mindset rendah, 40 siswa (59,7%) memiliki growth mindset sedang, dan 16 siswa (23,9%) dengan kategori growth mindset tinggi. Sedangkan untuk hasil dari pengujian motivasi belajar, terdapat 12 siswa (17,9%) dengan motivasi belajar rendah, 41 siswa (61,2%) memiliki motivasi belajar sedang, dan 16 siswa (23,9%) dengan kategori motivasi belajar tinggi. Hasil uji linearitas antara growth mindset dengan motivasi belajar siswa menunjukkan hasil yang linier dengan  nilai F sebesar 0,896 dan sig. 0,616. Disamping itu, hasil uji korelasi menunjukkan hubungan korelasi yang positif dengan rincian  r (n=67) = 0,381, sig. 0,001 dan besar hubungan antar kedua variabel sebesar 14,5% sesuai dengan koefisien determinasi. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara growth mindset dan motivasi belajar PJOK siswa.

Kata Kunci: pola pikir; growth mindset; motivasi belajar PJOK

Abstract

Mindset is closely related to how a person makes decisions and behaves. Everyone has a different mindset. One of the existing groupings of mindsets is a growth mindset and a fixed mindset. This type of correlation research aims to examine the relationship between two variables. The population in this study were students of class VIII SMP Namira  Kota Probolinggo, totaling 81 with a total sample of 67 students, the sampling method used quota sampling under the calculation of the Slovin formula. The instruments for the two variables used the adoption of the Gaumer Erickson Self-Efficacy questionnaire (2018) and Taufik learning motivation questionnaire (2017). The data analysis uses Pearson Product Moment correlation analysis. There were 11 students (16.4%) with a low growth mindset or fixed mindset, 40 students (59.7%) have a medium growth mindset and 16 students (23.9%) with a high growth mindset category. As for the results of the learning motivation test, there are 12 students (17.9%) with low learning motivation, 41 students (61.2%) have moderate learning motivation, and 16 students (23.9%) with high learning motivation category. The results of the linearity test between growth mindset and student learning motivation showed linear results with an F value of 0.896 and sig. 0.616. In addition, the results of the correlation test show a positive correlation with details of r (n=67) = 0.381, sig. 0.001, and the relationship between the two variables is 14.5%, according to the coefficient of determination. Hence, this study concludes that there is a relationship between a growth mindset and students' learning motivation for PJOK.

Keywords: mindset; growth mindset; motivation to learn pyhsical education sport & health

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2023-01-30

Issue

Section

Articles
Abstract views: 149 , PDF Downloads: 118