RESPONS GURU NON-PJOK TERHADAP PEMBELAJARAN PJOK DI SEKOLAH

  • Mochammad Haris Universitas Negeri Surabaya
  • Ali Maksum Universitas Negeri Surabaya

Abstract

Abstrak

           

Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan (PJOK) merupakan pembelajaran yang dominan membutuhkan aktivitas fisik. Pasca kegiatan pembelajaran, siswa membutuhkan waktu pulih asal yang berpotensi mengganggu kesiapan siswa mengikuti pembelajaran berikutnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana respons guru non PJOK terhadap pembelajaran PJOK di sekolah. Penelitian ini bersifat deskriptif dan sebagai responden adalah 60 guru non PJOK di SMA Negeri 12 Surabaya, terdiri dari 33% pria dan 67% wanita dengan rentang usia 24-60 tahun. Mereka terdiri dari 30 guru yang jam pelajarannya beriringan dan 30 guru yang tidak beriringan. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan angket respons guru non-PJOK. Responden diminta memberikan penilaian terkait aspek-aspek dalam pembelajaran. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji beda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa respons guru non PJOK terhadap pembelajaran pendidikan jasmani sebesar 6,63 dari skala 1-10. Respons positif diberikan pada aspek manfaat dan aspek kegembiraan. Guru non-PJOK yang pembelajarannya beriringan dengan pembelajaran pendidikan jasmani juga memberikan respons yang positif, kecuali pada aspek resiko cedera dan waktu pembelajaran. Uji perbedaan respons antara guru yang suka olahraga dan tidak suka olahraga menghasilkan nilai t sebesar 1,24 pada signifikansi 0,220 > 0,05. Dari hasil analisis tersebut dapat disimpulkan bahwa guru non PJOK memiliki respons yang positif terhadap pembelajaran pendidikan jasmani dan tidak ada perbedaan yang signifikan antara mereka yang menyukai olahraga dan tidak suka olahraga.

Kata Kunci: respons guru; proses pembelajaran; pendidikan jasmani

Abstract

Physical Education, Sports and Health (PJOK) is a dominant learning that requires physical activity. After learning activities, students need original recovery time which has the potential to interfere with students' readiness to take part in the next lesson. This study aims to find out how non-PJOK teachers respond to physical education learning at school. This research is a descriptive type and the respondents are 60 non-PJOK teachers at SMA Negeri 12 Surabaya, consisting of 33% male and 67% female with an age range of 24-60 years. They consist of 30 teachers whose class hours are concurrent and 30 teachers who are not. The instrument in this study used a respons non-PJOK teachers questionnaire. Respondents were asked to provide an assessment regarding aspects of learning. Data were analyzed using descriptive statistics and t test. The results showed that the response of non-PJOK teachers to physical education learning was 6.63 on a scale of 1-10. Positive responses were given to the benefits and joy aspects. Non-PJOK teachers whose learning goes hand-in-hand with physical education learning also gave a positive response, except for the aspect of risk of injury and learning time. The test for differences in responses between teachers who like sports and those who don't like sports produces a t value of 1.24, p >0.05. From the results of this analysis it can be concluded that non-PJOK teachers have a positive response to physical education learning and there is no significant difference between those who like sports and those who do not like sports.

Keywords: teacher respons; learning process; physical education

Published
2023-11-04
Section
Articles
Abstract Views: 24
PDF Downloads: 11