TINGKAT KEBUGARAN JASMANI PADA SISWA EKSTRAKURIKULER MUAYTHAI DI SMK 2 ANTARTIKA SIDOARJO

Authors

  • Rahmad Zahidul Fikri UNESA
  • Hamdani Hamdani Universitas Negeri Surabaya

Abstract

Abstrak

Kebugaran jasmani merupakan kemampuan fisik seseorang dalam menjalankan aktivitas, yang menjadi faktor penting baik dalam latihan maupun saat bertanding. Tingkat kebugaran jasmani siswa memiliki dampak signifikan terhadap kondisi fisiknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat kebugaran jasmani siswa yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler Muay Thai di SMK 2 Antartika Sidoarjo. Ruang lingkup penelitian ini terbatas pada siswa yang tergabung dalam ekstrakurikuler tersebut. Subjek penelitian ini adalah 20 siswa laki-laki yang aktif dalam ekstrakurikuler Muay Thai. Untuk mengukur kebugaran jasmani, digunakan Tes Kebugaran Jasmani Indonesia (TKJI) bagi usia 16-19 tahun, yang mencakup beberapa jenis tes, yakni lari 60 meter, gantung siku ditekuk, berbaring 60 detik, lompat tegak, dan lari 1000 meter. Data dikumpulkan menggunakan teknik analisis deskriptif dan dianalisis secara kuantitatif dengan persentase, kemudian diolah menggunakan Microsoft Excel. Hasil analisis dibandingkan dengan tabel standar untuk menyesuaikan nilai setiap tes, yang kemudian disajikan dalam bentuk persentase dan divisualisasikan melalui histogram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat variasi tingkat kebugaran jasmani di antara siswa yang mengikuti ekstrakurikuler Muay Thai di SMK 2 Antartika Sidoarjo. Tidak ada siswa yang masuk dalam kategori Baik Sekali (BS) maupun Baik (B), sehingga persentasenya 0%. Sebanyak 3 siswa (15%) memiliki kebugaran jasmani dalam kategori Sedang (S), sementara 10 siswa (50%) tergolong dalam kategori Kurang (K). Selain itu, 7 siswa (35%) berada dalam kategori Kurang Sekali (KS). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa mayoritas siswa yang mengikuti ekstrakurikuler Muay Thai di SMK 2 Antartika Sidoarjo memiliki tingkat kebugaran jasmani yang tergolong kurang.

Kata Kunci: kebugaran jasmani; ekstrakurikuler; muaythai

Abstract

Physical fitness is a person's physical ability to perform activities, which is an important factor both in training and during competitions. The level of students' physical fitness has a significant impact on their physical condition. This study aims to measure the physical fitness levels of students participating in the Muay Thai extracurricular activities at SMK 2 Antartika Sidoarjo. The scope of this research is limited to students who are part of the extracurricular activity. The subjects of this study are 20 male students who are active in the Muay Thai extracurricular activity. To measure physical fitness, the Indonesian Physical Fitness Test (TKJI) for ages 16-19 is used, which includes several types of tests, namely a 60-meter run, bent-arm hang, 60-second sit-up, vertical jump, and 1000-meter run. Data were collected using descriptive analysis techniques and quantitatively analyzed with percentages, then processed using Microsoft Excel. The analysis results were compared with standard tables to adjust the value of each test, which were then presented in percentage form and visualized through histograms. The research results show that there is a variation in physical fitness levels among students participating in the Muay Thai extracurricular at SMK 2 Antartika Sidoarjo. No students fell into the categories of Very Good (VG) or Good (G), resulting in a percentage of 0%. As many as 3 students (15%) have physical fitness in the Moderate (M) category, while 10 students (50%) fall into the Poor (P) category. Additionally, 7 students (35%) fall into the Very Poor (VP) category. Thus, it can be concluded that the majority of students participating in the Muay Thai extracurricular at SMK 2 Antartika Sidoarjo have a level of physical fitness that is considered low.

Keywords: physical fitness; extracurricular; muaythai

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2025-05-13

Issue

Section

Articles
Abstract views: 135 , PDF Downloads: 649