PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN KARTU LOMPAT URUT TERHADAP HASIL BELAJAR PJOK KELAS VIII
Keywords:
pembelajaran PJOK, siswa SMP, media interaktifAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan media pembelajaran “Kartu Lompat Urut” terhadap peningkatan hasil belajar lompat jauh gaya jongkok pada peserta didik kelas VIII SMP, yang dilatarbelakangi oleh kondisi pembelajaran PJOK yang belum sepenuhnya didukung oleh ketersediaan sarana dan prasarana lompat jauh sehingga berdampak pada kurang optimalnya proses pembelajaran dan capaian hasil belajar peserta didik. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen melalui desain randomized control group pretest–posttest, dengan melibatkan 66 peserta didik yang dipilih menggunakan teknik cluster random sampling dan dibagi ke dalam kelompok eksperimen serta kelompok kontrol masing-masing berjumlah 33 peserta didik. Instrumen penelitian meliputi tes psikomotor berupa penilaian unjuk kerja dan tes kognitif berbentuk soal tertulis, sedangkan analisis data dilakukan menggunakan perangkat lunak SPSS melalui statistik deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, independent samples t-test, dan paired samples t-test. Hasil analisis menunjukkan bahwa data memenuhi asumsi normalitas dan homogenitas serta tidak terdapat perbedaan kemampuan awal antara kedua kelompok pada tahap pretest (p = 0,316 > 0,05). Namun, setelah perlakuan diberikan, kelompok eksperimen mengalami peningkatan hasil belajar yang signifikan berdasarkan uji paired samples t-test (p = 0,000 < 0,05) dan menunjukkan perbedaan hasil posttest yang sangat signifikan dibandingkan kelompok kontrol berdasarkan uji independent samples t-test (p = 0,000 < 0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran “Kartu Lompat Urut” efektif dan berpengaruh signifikan dalam meningkatkan hasil belajar lompat jauh gaya jongkok peserta didik kelas VIII Sekolah Menengah Pertama serta berpotensi menjadi alternatif inovatif dalam pembelajaran PJOK yang menekankan visualisasi gerak dan penguasaan teknik secara bertahap.
Downloads
References
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan media pembelajaran “Kartu Lompat Urut” terhadap peningkatan hasil belajar lompat jauh gaya jongkok pada peserta didik kelas VIII SMP, yang dilatarbelakangi oleh kondisi pembelajaran PJOK yang belum sepenuhnya didukung oleh ketersediaan sarana dan prasarana lompat jauh sehingga berdampak pada kurang optimalnya proses pembelajaran dan capaian hasil belajar peserta didik. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen melalui desain randomized control group pretest–posttest, dengan melibatkan 66 peserta didik yang dipilih menggunakan teknik cluster random sampling dan dibagi ke dalam kelompok eksperimen serta kelompok kontrol masing-masing berjumlah 33 peserta didik. Instrumen penelitian meliputi tes psikomotor berupa penilaian unjuk kerja dan tes kognitif berbentuk soal tertulis, sedangkan analisis data dilakukan menggunakan perangkat lunak SPSS melalui statistik deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, independent samples t-test, dan paired samples t-test. Hasil analisis menunjukkan bahwa data memenuhi asumsi normalitas dan homogenitas serta tidak terdapat perbedaan kemampuan awal antara kedua kelompok pada tahap pretest (p = 0,316 > 0,05). Namun, setelah perlakuan diberikan, kelompok eksperimen mengalami peningkatan hasil belajar yang signifikan berdasarkan uji paired samples t-test (p = 0,000 < 0,05) dan menunjukkan perbedaan hasil posttest yang sangat signifikan dibandingkan kelompok kontrol berdasarkan uji independent samples t-test (p = 0,000 < 0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran “Kartu Lompat Urut” efektif dan berpengaruh signifikan dalam meningkatkan hasil belajar lompat jauh gaya jongkok peserta didik kelas VIII Sekolah Menengah Pertama serta berpotensi menjadi alternatif inovatif dalam pembelajaran PJOK yang menekankan visualisasi gerak dan penguasaan teknik secara bertahap.
This study aimed to analyze the effect of using the “Kartu Lompat Urut” learning media on improving squat-style long jump learning outcomes among eighth-grade junior high school students. The study was motivated by the condition of physical education learning, which has not been fully supported by adequate long jump facilities and infrastructure, resulting in less optimal learning processes and student achievement. A quantitative approach with an experimental method was employed using a randomized control group pretest–posttest design, involving 66 students selected through cluster random sampling and divided into an experimental group and a control group, each consisting of 33 students. Research instruments included psychomotor tests in the form of performance-based assessments and cognitive tests using written questions. Data analysis was conducted using SPSS software through descriptive statistics, normality tests, homogeneity tests, independent samples t-tests, and paired samples t-tests. The results indicated that the data met the assumptions of normality and homogeneity and that there was no significant difference in initial abilities between the two groups at the pretest stage (p = 0.316 > 0.05). However, after the treatment was administered, the experimental group showed a significant improvement in learning outcomes based on the paired samples t-test (p = 0.000 < 0.05) and demonstrated a highly significant difference in posttest results compared to the control group based on the independent samples t-test (p = 0.000 < 0.05). Therefore, it can be concluded that the “Kartu Lompat Urut” learning media is effective and has a significant impact on improving squat-style long jump learning outcomes among eighth-grade junior high school students, and it has the potential to serve as an innovative alternative in physical education learning that emphasizes movement visualization and gradual mastery of techniques.
Published
Issue
Section
Abstract views: 4