PERBANDINGAN SELF EFFICACY ANTARA SISWA SMA DAN SMK PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI, OLAHRAGA, DAN KESEHATAN
Keywords:
self-efficacy, siswa SMA, siswa SMK, pembelajaran PJOKAbstract
Keberhasilan pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) tidak semata-mata ditentukan oleh aspek fisik, melainkan juga dipengaruhi oleh faktor psikologis, seperti self-efficacy atau keyakinan siswa terhadap kemampuan dirinya sendiri. Perbedaan karakteristik kurikulum dan tujuan pendidikan antara Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) diduga memengaruhi tingkat self-efficacy siswa dalam mengikuti mata pelajaran PJOK. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan self-efficacy antara siswa SMA dan SMK dalam konteks pembelajaran PJOK. Pendekatan yang diterapkan adalah kuantitatif dengan desain komparatif. Subjek penelitian meliputi 188 siswa kelas X SMA Negeri Mojoagung dan 246 siswa kelas X SMK Negeri 3 Jombang, yang dipilih menggunakan teknik cluster random sampling. Instrumen yang digunakan adalah angket Student Self-Efficacy dengan empat indikator, yakni pengalaman penguasaan, pemodelan sosial, persuasi sosial, dan respon psikologis. Analisis data dilakukan dengan uji Mann Whitney U karena data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat self-efficacy siswa SMA dan SMK tergolong tinggi. Rata-rata skor self-efficacy siswa SMA adalah 71,47%, sedangkan siswa SMK adalah 70,90%. Uji hipotesis mengungkapkan adanya perbedaan signifikan pada variabel self-efficacy (0,044 < 0,05), serta pada indikator persuasi sosial (0,003 < 0,05) dan respon psikologis (0,013 < 0,05), namun tidak signifikan pada indikator pengalaman penguasaan (0,209 > 0,05) dan pemodelan sosial (0,803>0,05). Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa siswa SMA menunjukkan tingkat kepercayaan diri yang sedikit lebih tinggi dibandingkan siswa SMK dalam mata pelajaran PJOK, dengan skor rata-rata 71,47%.
Downloads
References
Afifi, F. H., Saputra, H. D., Nasir, M., & Putra, D. S. (2023). Perbandingan Hasil Belajar Tamatan SMA dan SMK, Studi Kasus pada Mahasiswa Teknik Otomotif Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang. MSI Transaction on Education, 4(1), 13–22.
Ariani, N. D., Prasetya, A. F., & Sofa Safafa, S. P. (2023). Hubungan Self Efficacy Dengan Motivasi Belajar Pada Siswa Smk 5 Yogyakarta. Prosiding Seminar Nasional Bimbingan Dan Konseling Universitas Ahmad Dahlan, 3(1990), 812–818.
Calubayan, J. C. T., & Ofrin, D. O. (2023). Experiential Learning and Self-Efficacy in Physical Education of the Senior High School Students. International Journal of Multidisciplinary: Applied Business and Education Research, 4(6), 1963–1975. https://doi.org/10.11594/ijmaber.04.06.22
Candra Susanto, P., Ulfah Arini, D., Yuntina, L., Panatap Soehaditama, J., & Nuraeni, N. (2024). Konsep Penelitian Kuantitatif: Populasi, Sampel, dan Analisis Data (Sebuah Tinjauan Pustaka). Jurnal Ilmu Multidisplin, 3(1), 1–12. https://doi.org/10.38035/jim.v3i1.504
Damsi, D. (2021). Survey on the level of physical fitnes of junior high school. Jolma Universitas Pgri Palembang, I(I), 41–53.
Ernawati, M. D. W., Asrial, A., Kurniawan, D. A., Nawahdani, A. M., Perdana, R., & Rahmi, R. (2021). Gender Analysis in terms of Attitudes and Self-Efficacy of Science Subjects for Junior High School Students. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 7(SpecialIssue), 84–95. https://doi.org/10.29303/jppipa.v7ispecialissue.828
Faria, F., Handayani, E. S., & Tohari, S. (2020). Studi Perbandingan Tingkat Resiliensi Pengguna Narkoba Ditinjau Berdasarkan Tingkat Usia. Jurnal Consulenza : Jurnal Bimbingan Konseling Dan Psikologi, 3(1), 30–39. https://doi.org/10.36835/jcbkp.v3i1.818
Fauziana. (2022). Pengaruh Self Efficacy Terhadap Kemampuan Memecahkan Masalah. Jurnal Pendidikan, 11(1), 2022.
Golemen. (2018). Pengaruh Kepercayaan Diri (Self Confidence) Berbasis Ekstrakurikuler Pramuka Terhadap Prestasi Belajar Matematika Siswa Sma Negeri 6 Kota Bengkulu. Jurnal Pendidikan Matematika Raflesia, 3(2), 156–168.
Maksum, M. H. (2018). Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Volume 11 Nomor 03 Tahun 2023. Jurnal Pendidikan Olahraga Dan Kesehatan, 11, 03.
Maksum, M. H. (2021). Pentingnya Pendidikan Jasmani Olahraga Dan Kesehatan Bagi Anak Usia Kesekolah Dasar. Pgsd Stkip Pgr, 3(3), 1–10. https://doi.org/10.33654/pgsd
Neva Lionitha Ibrahim, Nurlinda Yunus, & Rahmatia J. Lopuo. (2025). Efektivitas Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di Tingkat Sekolah Menengah Atas : Tinjauan Psikologis dan Struktural. Lencana: Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan, 3(2), 143–158. https://doi.org/10.55606/lencana.v3i2.5017
Nurhayati, F., Nurhasan, Tuasikal, A. R. S., Kristiyandaru, A., Muhamamd, H. N., & Juniarisca, D. L. (2024). Pelatihan Penyusunan Soal AKM bagi Guru PJOK di Kabupaten Banyuwangi. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 03, 1–8.
Purwaningtyas, M. A., Lestari, D., Zid, M., & Hotimah, O. (2024). Persepsi Peserta didik Terhadap Penggunaan Virtual Reality Berbasis MilleaLab Sebagai Media Pembelajaran Geografi (Materi Fenomena Geosfer). Jurnal Pendidikan Indonesia, 5(6), 202–212.
Rachman, A., Tuasikal, S., Ridwan, M., Yulfadinata, A., Hidayat, T., & Indriarsa, N. (2022). Kelayakan Model Permainan Sepakbola. Jurnal Pendidikan Olahraga, 11, 74–85.
Rizki, M. (2025). Analisis Kualitatif terhadap Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Motivasi Belajar Siswa Kelas X SMAN 1 Cigudeg : Kajian Literatur. 3.
Saitya, I., & et all. (2022). Upaya Pembentukan Karakter Siswa Melalui Pembelajaran Pendidikan Jasmani. Pendidikan Olahraga, 1(1), 9–13.
Wahdani, M. C., & Priambodo, A. (2018). Hubungan Antara Self Efficacy dengan Hasil Belajar Shooting Bola Basket. Jurnal Pendidikan Olahraga Dan Kesehatan, 6(2), 345–348.
Published
Issue
Section
Abstract views: 2