PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) TERHADAP TINGKAT KEBUGARAN JASMANI PESERTA DIDIK SMKN 1 DRIYOREJO
Keywords:
Teams Games Tournament, kebugaran jasmani, pembelajaran kooperatifAbstract
Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) memiliki tantangan dalam meningkatkan kebugaran jasmani siswa yang padat dengan kegiatan praktik kejuruan. Model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) dinilai berpotensi untuk meningkatkan keterlibatan dan aktivitas fisik siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe TGT terhadap tingkat kebugaran jasmani peserta didik SMK Negeri 1 Driyorejo. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain quasi-experimental nonequivalent control group design. Sampel penelitian terdiri dari 76 siswa kelas X DKV yang terbagi menjadi kelas eksperimen (DKV 3, n=38) yang diberikan perlakuan Teams Games Tournament dan kelas kontrol (DKV 2, n=38) yang menggunakan pembelajaran konvensional. Instrumen yang digunakan adalah Tes Kebugaran Jasmani Pelajar Nusantara (TKJPN) yang meliputi IMT, V-Sit and Reach, Squat Thrust, Sit-up, dan PACER Test. Analisis data menggunakan uji Independent Sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan nilai signifikansi Sig. (2-tailed) sebesar 0.846 (p > 0.05), sehingga hipotesis nol (H0) diterima. Maka dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe TGT tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kebugaran jasmani siswa dibandingkan model konvensional dalam periode penelitian yang terbatas. Namun demikian, model TGT tetap direkomendasikan sebagai alternatif untuk meningkatkan partisipasi aktif siswa dan suasana belajar yang menyenangkan dalam PJOK.
Downloads
References
Agustianti, R., dkk. (2022). Metode penelitian kuantitatif & kualitatif. Tohar Media.
Amir, A. (2023). Hubungan Kebugaran Jasmani Terhadap Motivasi Belajar Siswa Di SMA Negeri 1 Pampangan. JPHR, 4, 287-296.
Ardiansyah, & Wijaya, M. (2022). The TGT Learning Model to Improve Basic Sprint Running Techniques. Journal of Physical Education, 11(2), 112-120.
Ari Subarkah. (2013). Unggul dalam Kepelatihan Cabang Olahraga. eBook J.
Arifin, A. Z., dkk. (2024). Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif TGT terhadap Motivasi Belajar Siswa dalam PJOK Materi Bolavoli Kelas X SMK. Jurnal Pendidikan Olahraga, 5(4), 5062-5070.
Gillies, R. M. (2016). Cooperative learning: Review of research and practice. Australian Journal of Teacher Education, 41(3), 39-54.
Hana, F. A., dkk. (2025). Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT Terhadap Tingkat Kelincahan Peserta Didik. Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, 13(1), 1-5.
Idris Moh Latar, & Josiano J.T. Tomasoa. (2020). Pengaruh Tingkat Kebugaran Jasmani Terhadap Hasil Belajar. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 6(3), 407-415.
Irianto, D. P. (2004). Pedoman praktis berolahraga untuk kebugaran dan kesehatan. Andi.
Kanca, I. N. (2018). Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT Terhadap Hasil Belajar. Jurnal Pendidikan Jasmani, 21-27.
Kurniyanto, R. I., dkk. (2024). Implementasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT Untuk Meningkatkan Hasil Belajar PJOK Materi Atletik. Jurnal Pendidikan Jasmani, 15, 10-18.
Prabowo, S. B. (2014). Tingkat Kebugaran Jasmani Anggota Klub Jantung Sehat. Journal of Physical Education, Sport, Health and Recreations, 3(6), 1126-1133.
Ramos-Álvarez, J. J., et al. (2025). Physical fitness assessment in adolescents. Journal of Sports Sciences, 43(1), 45-58.
Sugiyono. (2018). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Tran, V. D., & Lewis, R. (2020). The effects of jigsaw learning on students' knowledge retention. Journal of Educational Research, 113(2), 120-131.
Yam, J. H., & Taufik, R. (2021). Hipotesis Penelitian Kuantitatif. Perspektif: Jurnal Ilmu Administrasi, 3(2), 96-102.
Yusri, dkk. (2020). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kebugaran Jasmani Siswa. Jurnal Olahraga Kebugaran, 8(1), 33-42.
Abstract views: 0