ANALISIS PREVENTIVE MAINTENANCE PADA MESIN QUASSER MV 184 C MENGGUNAKAN METODE FMEA

Penulis

  • Kesya Naufal Danishadwa S1 Pendidikan Teknik Mesin
  • Nur Aini Susanti Universitas Negri Surabaya

Kata Kunci:

Failure Mode and Effects Analysis, Preventive Maintenance, Risk Priority Number, mesin CNC

Abstrak

Mesin CNC merupakan peralatan penting dalam produksi karena mampu menghasilkan produk dengan ketelitian dan efisiensi tinggi. Namun, kerusakan komponen dapat menurunkan kualitas produk, menimbulkan downtime, dan mengganggu kontinuitas produksi. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi potensi kegagalan komponen mesin CNC Quasser MV 184 C di PT. Sum Hing Indonesia, menyusun usulan Preventive Maintenance berdasarkan analisis Failure Mode and Effects Analysis (FMEA), serta menganalisis perubahan nilai Risk Priority Number (RPN) awal dan RPN prediksi setelah usulan divalidasi. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan riwayat kerusakan mesin. Penilaian dan validasi usulan melibatkan tiga responden, yaitu Kepala Maintenance, teknisi Maintenance, dan operator mesin CNC. Analisis FMEA dilakukan berdasarkan nilai Severity (S), Occurrence (O), dan Detection (D) untuk menghitung RPN dan menentukan prioritas pemeliharaan. Hasil menunjukkan delapan komponen berpotensi gagal, yaitu Spindle, Oil cooler, sistem oli dan coolant, Pressure gauge, Worktable, panel kontrol, Indicator lamp, dan Magazine tool (ATC). Nilai RPN awal berkisar 100–288, dengan Spindle tertinggi (288). Setelah usulan Preventive Maintenance divalidasi, seluruh komponen mengalami penurunan RPN prediksi sebesar 60,00%–67,86%; penurunan tertinggi pada Oil cooler dan Magazine tool (ATC) sebesar 67,86%, dan terendah pada Indicator lamp sebesar 60,00%. Hasil ini menunjukkan bahwa usulan Preventive Maintenance berpotensi menurunkan risiko kegagalan komponen, meskipun masih bersifat prediksi karena belum diimplementasikan secara langsung.

Kata Kunci: Failure Mode and Effects Analysis, Preventive Maintenance, Risk Priority Number, mesin CNC

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

1. Dwianda, Y. (2021). Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) of Pneumatic System of CNC Milling Machine. Journal of Ocean, Mechanical and Aerospace, 65(1), 14–18.

2. Herdanarpati, L., & Kurniawati, D. (2026). Prioritization of Drilling Machine Failure Risk with the FMEA Approach. Jurnal Manajemen dan Teknologi Rekayasa, 07(41), 195–204.

3. Hidayatulloh, N., & Sukmono, T. (2020). Penentuan Interval Perawatan Peralatan Instrumentasi Produksi Pada Industri Kertas. Prozima, 4(1), 23–31.

4. Husna, A., & Tjaja, A. (2022). Upaya Peningkatan Efektivitas Mesin CNC Milling Menggunakan Failure Mode and Effect Analysis. E-Proceeding FTI, 1(1), 1–10.

5. Ivanˇcan, J., Lisjak, D., Pavleti´, D., & Kolar, D. (2023). Improvement of Failure Mode and Effects Analysis Using Fuzzy and Adaptive Neuro-Fuzzy Inference System. Machines, 11(7), 739.

6. Nafiuddin, M., & Mukhtar, M. (2025). Penerapan Metode FMEA dan RCM untuk Penjadwalan Preventive Maintenance Mesin CNC Laser Cutting. Jurnal Manajemen dan Teknologi Rekayasa, 4(2), 81–90.

7. Saputra, A. E., & Sukmono, T. (2026). CNC Milling Maintenance Risk Prioritization Using FMEA Analysis: Penentuan Prioritas Risiko Pemeliharaan Mesin Penggilingan CNC Menggunakan Analisis FMEA. Indonesian Journal Of Innovation Studies, 27(1), 1–13.

8. Sinambela, M., Ginting, R., & Sembiring, A. (2026). Analisis Risiko Kegagalan Komponen Mesin Screw Press Menggunakan Metode Failure Mode And Effects Analysis Sebagai Dasar Penyusunan Preventive Maintenance Pada Industri Kelapa Sawit. Junal Ilmiah Teknik Industri Prima, 9(2), 1026.

9. Wu, X., & Wu, J. (2021). The Risk Priority Number Evaluation of FMEA Analysis Based on. Complexity, 8817667, 15.

10. Yanda, H., & Maulana, S. (2023). Perawatan dan Analisis Kerusakan Mesin CNC Oxyfuel Cutting Koike Maxigraph D600 dengan Pendekatan Failure Mode Effect Analysis. Jurnal Inovasi Rekayasa Mekanikal Dan Termal, 1(2), 1–7.

Diterbitkan

2026-10-13
Abstract views: 0 , PDF Downloads: 0