Pelanggaran Prinsip Kerja Sama dalam Perspektif Implikatur Pada Tuturan Tokoh Utama dalam Film

Authors

  • Dewi Anugrah Ningsih Universitas Negeri Surabaya
  • Yogi Bagus Adhimas Universitas Negeri Surabaya

Keywords:

Pelanggaran Prinsip Kerja Sama, Implikatur Percakapan, Film Better Days, Pragmatik, Bullying

Abstract

Penelitian ini menganalisis pelanggaran prinsip kerja sama Grice pada dialog film Better Days 《 少 年 的 你 》 oleh tokoh Chen Nian. Penelitian ini meneliti implikatur percakapan dan fungsi pelanggaran yang muncul. sehingga, penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, menggunakan metode simak bebas libat cakap (SBLC) dan teknik pencatatan. Film Better Days (2019) yang disutradarai Derek Tsang menjadi objek analisis. Penelitian ini menemukan 65 pelanggaran terhadap maksim Grice yang berhubungan dengan prinsip kuantitas, kualitas, relevansi, dan cara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa banyak pelanggaran tentang maksim kualitas ada (24 data). Selanjutnya, ada kombinasi dua maksim (24 data) dan kombinasi tiga maksim (4 data). Lalu ada maksim kuantitas (7 data) dan maksim cara (6 data). Tidak ada yang mencatat pelanggaran maksim relevansi. Implikatur percakapan yang muncul mengungkap kondisi psikologis Chen Nian, korban bullying memiliki rasa takut, ingin melindungi diri, tidak percaya pada otoritas, dan mengkritik sistem sosial. Pelanggaran itu berfungsi melindungi, bersifat defensif, dan menyembunyikan ekspresi. Ia juga menghalangi, merefleksikan, mengakhiri, serta mengkritik sosial. Studi ini menemukan bahwa melanggar prinsip kerja sama, yang sama dengan berbohong (melanggar maksim kualitas), menjadi strategi adaptif, cara berkomunikasi, dan bentuk perlawanan bagi korban bullying yang tertekan dan tidak adil. melihat temuan ini dari filsafat Tiongkok (konsep quán 权). Temuan ini juga dianalisis dalam perspektif filsafat Tiongkok (konsep quán 权) dan psikologi (mekanisme pertahanan diri).

Downloads

Download data is not yet available.

References

Chen, J. (2020). A Study of Conversational Implicature in the Movie “Flipped” Based On Cooperative Principle and Politeness Principle. International Journal of Social Science and Economics Invention, 6(09), 239–241. https://doi.org/10.23958/ijssei/vol06-i09/229

Grice, H. P. (1975). Logic and Conversation (dalam Syntax and Semantics, Vol. 3). Academic Press. https://doi.org/https://doi.org/10.1163/9789004368811_003

Hasanah, S. N., & Adhimas, Y. B. (2024). Ragam Bahasa Slang Masyarakat Tiongkok dalam Drama 《初夏的甜蜜约定》Chūxià de Tiánmì Yuēdìng (Promise in the Summer). Jurnal Mandarin, 7(1), 147-157. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/manadarin/article/view/63392 Leech, G. (2014). The Pragmatics of Politeness. The Pragmatics of Politeness, 1–368.

https://doi.org/10.1093/acprof:oso/9780195341386.001.0001

Levinson, S. C. (1983). Pragmatics. Cambridge: Cambridge University Press. Cambridge University Press.

Moleong, L. J. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif. PT Remaja Rosdakarya, Bandung, Indonesia. https://doi.org/978-602-446-287-5

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kualitatif. Alfabeta. https://doi.org/978-602-446-287-5

Zhang, H. (2024). Politeness in Acculturation: How Power Dynamics Shape Intercommunication Between Chinese and Western Culture. Journal of Education, Humanities and Social Sciences, 42, 1017–1022. https://doi.org/10.54097/22henx16

Downloads

Published

2026-06-22

How to Cite

Ningsih, D. A., & Adhimas, Y. B. (2026). Pelanggaran Prinsip Kerja Sama dalam Perspektif Implikatur Pada Tuturan Tokoh Utama dalam Film. Jurnal Bahasa Mandarin, 11(1). Retrieved from https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/manadarin/article/view/79595
Abstract views: 14 , PDF Downloads: 9