Pengklasteran Pengklasteran Daerah di Jawa Timur Berdasarkan Curah Hujan

  • Elok Rizqi Auliya Universitas Negeri Surabaya

Abstract

Curah hujan di beberapa provinsi di Indonesia memiliki intensitas yang cukup tinggi, termasuk di Provinsi Jawa Timur. Intensitas curah hujan yang tinggi dan terjadi secara terus menerus akan menimbulkan berbagai bencana hidrometeorologi. Sehingga diperlukan mitigasi bencana untuk mengurangi dampak yang diakibatkan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan yaitu dengan mengklaster daerah yang memiliki karakteristik curah hujan yang hampir sama. Oleh karena itu, dalam artikel ini akan dilakukan pengklasteran daerah berdasarkan curah hujannya di Jawa Timur menggunakan single linkage, complete linkage, dan average linkage. Dari pengklasteran dengan menggunakan tiga metode tersebut, diperoleh dendrogram untuk masing-masing metode. Kemudian akan dibentuk pengklasteran sebanyak 2 klaster, 3 klaster, 4 klaster, dan 5 klaster. Dari masing-masing klaster yang dibentuk dan metode clustering yang digunakan, dilakukan cluster validation untuk menentukan metode terbaik dengan menggunakan nilai Dunn Index yang terbesar. Nilai Dunn Index yang terbesar yaitu sebesar 1.120301 dengan 3 klaster baik dengan metode single linkage, complete linkage, maupun average linkage.

Published
2021-09-03
Section
Articles
Abstract View: 31