PENGELOMPOKAN BERDASARKAN GARIS KEMISKINAN PENDEKATAN TIME SERIES BASED CLUSTERING DI PROVINSI JAWA TIMUR

  • Rosalina Agista Riani Program Studi Matematika, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya
  • A'yunin Sofro Program Studi Matematika, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Abstract

Provinsi Jawa Timur disebut sebagai provinsi terbesar di Pulau Jawa yang memiliki luas wilayah sebesar 48.037 km2 dan banyaknya penduduk 41.416.407 jiwa. Banyaknya penduduk dapat menyebabkan masalah sosial seperti kemiskinan, salah satunya karena pembangunan sarana dan prasana tidak merata. Dalam tolak ukur kemiskinan terdapat faktor garis kemiskinan, yaitu pendapatan minimum yang harus dicapai seseorang untuk memperoleh standar hidup yang layak. Dari faktor tersebut dapat dilakukan pengelompokan untuk mengetahui Kabupaten/Kota manakah yang darurat akan faktor garis kemiskinan. Nantinya dapat menjadi informasi kepada masyarakat dan pemerintah terkait wilayah manakah yang perlu diperhatikan khusus terkait masalah kemiskinan. Sehingga perlu dilakukan penelitian untuk mengelompokan Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Timur terhadap garis kemiskinan dengan analisis cluster. Analisis cluster pada penelitian ini menggunakan metode ukuran jarak Short Time Series (STS) distance, Autocorrelation Function (ACF) distance, dan Dynamic Time Warping (DTW) distance. Untuk metode clustering yang digunakan yaitu metode hirarki agglomerative yang terdiri dari single linkage, average linkage, dan complete linkage. Hasil cluster yang terbentuk pada penelitian ini yaitu sebanyak 5 cluster dengan hasil cluster paling optimal yaitu metode ukuran jarak Autocorrelation Function (ACF) distance dengan metode average linkage yang memiliki nilai koefisien silhouette 0,8161.

Published
2023-09-10
Section
Articles
Abstract Views: 31
PDF Downloads: 33