Analisis model generalized poisson regression pada kasus jumlah kematian bayi di Provinsi Nusa Tenggara Timur 2023

Analisis model generalized poisson regression pada kasus jumlah kematian bayi di Provinsi Nusa Tenggara Timur 2023

Authors

  • Maria Ririanti da Rato da Rato Universitas Nusa Cendana

DOI:

https://doi.org/10.26740/mathunesa.v13n3.p289-298

Abstract

Kematian bayi adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan kematian bayi sebelum berusia satu tahun. Menurut Sustainable Development Goals (SDGs), pada tahun 2030 Indonesia diharapkan dapat mencapai target AKB 12/1.000 kelahiran hidup. AKB di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) masih tinggi, sehingga tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi jumlah kematian bayi di Provinsi NTT pada tahun 2023 dengan menggunakan metode Generalized Poisson Regression (GPR). Metode GPR digunakan untuk mengatasi kasus overdispersi pada data count dimana nilai varians dari variabel jumlah kematian bayi lebih besar dibandingkan nilai rata-ratanya. Dalam penelitian ini, peneliti mengambil data secara sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi NTT dimana terdapat sepuluh faktor yang diduga dapat memengaruhi jumlah kematian bayi di Provinsi NTT pada tahun 2023. Hasil penelitian menunjukan terdapat tujuh faktor yang mempengaruhi jumlah kematian bayi di Provinsi NTT tahun 2023. Faktor yang berpengaruh yaitu persentase penduduk miskin , persentase rumah tangga dengan akses sanitasi layak , persentase perempuan hamil dibawah 19 tahun , persentase balita usia 0-23 bulan yang pernah diberikan ASI , persentase sumber air minum yang tak terlindungi , persentase rata-rata lama sekolah perempuan , dan persentase persalinan dibantu pihak di luar tenaga medis . 

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2025-12-31

Issue

Section

Articles
Abstract views: 7 , PDF Downloads: 7