Perbandingan Metode Benktander dan Munich Chain Ladder dalam Mengestimasi Cadangan Klaim Asuransi Commercial Multi-Peril
Perbandingan Metode Benktander dan Munich Chain Ladder dalam Mengestimasi Cadangan Klaim Asuransi Commercial Multi-Peril
DOI:
https://doi.org/10.26740/mathunesa.v13n3.p475-486Abstract
ABSTRAK
Sebagai salah satu manajemen risiko bagi perusahaan asuransi, perhitungan estimasi cadangan klaim diperlukan untuk mengetahui dana yang harus disiapkan untuk membayar klaim di masa depan. Perhitungan estimasi cadangan klaim harus dilakukan secara akurat dengan metode yang tepat agar tidak menyebabkan kerugian bahkan kebangkrutan bagi perusahaan asuransi apabila hasil estimasi yang diperoleh sangat jauh dari nilai aktual. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan metode Benktander dan Munich Chain Ladder dalam mengestimasi cadangan klaim asuransi commercial multi-peril berdasarkan nilai prediction error yang diperoleh. Prediction error yang digunakan adalah MAPE (Mean Absolute Percentage Error) dan MSE (Mean Square Error). Data yang digunakan berupa data sekunder yang bersumber dari laporan tahunan salah satu perusahaan asuransi di Amerika Serikat. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh, dapat disimpulkan bahwa metode Munich Chain Ladder memiliki performa yang lebih baik dibandingkan dengan metode Benktander dalam mengestimasi cadangan klaim asuransi commercial multi-peril karena memiliki nilai MAPE dan MSE yang lebih kecil.
ABSTRACT
As a part of risk management for insurance companies, the estimation of claim reserves is essential to determine the funds that must be allocated for future claim payments. The estimation process must be conducted accurately using an appropriate method to prevent financial losses or even bankruptcy if the estimated results significantly deviate from the actual values. This study aims to compare the Benktander and Munich Chain Ladder methods in estimating claim reserves for commercial multi-peril insurance based on the obtained prediction error values. The prediction errors used in this study are MAPE (Mean Absolute Percentage Error) and MSE (Mean Square Error). The data utilized consists of secondary data sourced from the annual report of an insurance company in the United States. Based on the research findings, it can be concluded that the Munich Chain Ladder method performs better than the Benktander method in estimating claim reserves for commercial multi-peril insurance, as it yields lower MAPE and MSE values.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Abstract views: 7
,
PDF Downloads: 6









