MODEL REGRESI POISSON UNTUK MENGANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP JUMLAH PENGANGGURAN DI NUSA TENGGARA TIMUR
DOI:
https://doi.org/10.26740/mathunesa.v13n3.p156-164Abstract
Pengangguran merupakan salah satu permasalahan sosial dan ekonomi yang kompleks di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Jumlah pengangguran merupakan data hitungan (count) yang dapat dimodelkan menggunakan analisis regresi poisson. Namun, pada data jumlah pengangguran di Provinsi NTT, asumsi equidispersi tidak terpenuhi karena varians data lebih besar daripada nilai rata-ratanya. Oleh karena itu, digunakan pendekatan regresi binomial negatif untuk mengatasi permasalahan overdispersi pada model poisson. Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan jumlah pengangguran di Provinsi NTT dengan menggunakan model regresi poisson dan regresi binomial negatif serta menentukan faktor-faktor signifikan yang memengaruhinya. Data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi jumlah pengangguran sebagai variabel terikat (Y) serta angka melek huruf (X_1), tingkat partisipasi angkatan kerja (X_2), indeks pembangunan manusia (X_3), jumlah penduduk miskin (X_4), rasio jenis kelamin (X_5) dan rata-rata lama sekolah (X_6) sebagai variabel bebas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model regresi poisson mengalami overdispersi sehingga tidak sesuai digunakan. Model yang sesuai untuk jumlah pengangguran di Provinsi NTT adalah regresi binomial negatif. Berdasarkan hasil pengolahan data diperoleh model regresi binomial negatif: μ_i=exp(9,733-0,057X_2+0,085X_3+0,012X_4 ). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor yang berpengaruh signifikan terhadap jumlah pengangguran di NTT adalah tingkat partisipasi angkatan kerja (X_2), indeks pembangunan manusia (X_3), dan jumlah penduduk miskin (X_4).
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Abstract views: 6
,
PDF Downloads: 6









