ANALISIS STRATEGI OPTIMISASI MENGGUNAKAN TEORI PERMAINAN TERHADAP PERSAINGAN E-COMMERCE DI KALANGAN GEN Z
DOI:
https://doi.org/10.26740/mathunesa.v13n3.p18-28Abstract
Transformasi digital telah memperkuat peran e-commerce dalam memenuhi kebutuhan konsumen, khususnya Generasi Z (Gen Z) di Indonesia. Persaingan antar platform seperti Shopee, TikTok Shop, dan OLX semakin ketat, menuntut strategi pemasaran yang optimal dan adaptif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi kompetitif antar platform e-commerce menggunakan metode teori permainan, dengan fokus pada preferensi Gen Z. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden Gen Z, serta pengolahan data menggunakan analisis matriks pay-off untuk mengidentifikasi strategi dominan dan saddle point. Tiga permainan dianalisis: Shopee vs TikTok Shop, Shopee vs OLX, dan TikTok Shop vs OLX. Hasil menunjukkan bahwa tidak semua permainan mencapai saddle point melalui strategi murni, sehingga digunakan strategi campuran dan metode analitis untuk memperoleh solusi optimal. Shopee memperoleh nilai strategi optimal sebesar 8 terhadap TikTok Shop, 32,25 terhadap OLX, dan TikTok Shop mendapatkan nilai optimal 20 terhadap OLX. Strategi yang optimal untuk shopee adalah ulasan pelanggan, kualitas layanan pelanggan dan kecepatan pengiriman, untuk strategi optimal TikTok Shop adalah keamanan transaksi dan kualitas layanan pelanggan, dan untuk strategi optimal OLX adalah kualitas layanan pelanggan, keamanan trasaksi dan User-Friendly.
Kata Kunci: Teori Permainan, E-commerce, Gen Z, Strategi Campuran, Shopee, TikTok Shop, OLX.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Abstract views: 13
,
PDF Downloads: 8









