PERBANDINGAN METODE DOUBLE EXPONENTIAL SMOOTHING DAN DOUBLE MOVING AVERAGE UNTUK PERAMALAN HARGA CABAI MERAH BESAR PROVINSI KALIMANTAN BARAT

Authors

  • Enrico Jonathan Universitas Tanjungpura
  • Yuyun Eka Pratiwi

DOI:

https://doi.org/10.26740/mathunesa.v13n3.p350-357

Abstract

Cabai merah besar merupakan salah satu komoditas hortikultura yang memiliki peranan penting dalam konsumsi rumah tangga dan industri pangan di Kalimantan Barat. Fluktuasi harga cabai merah besar yang signifikan berdampak langsung pada inflasi, daya beli masyarakat, serta keberlangsungan usaha petani dan pedagang. Oleh karena itu, diperlukan metode peramalan yang tepat untuk memproyeksikan harga di masa mendatang. Penelitian ini bertujuan membandingkan kinerja metode Double Moving Average dengan orde 2 x 2 hingga 9 x 9 dan Double Exponential Smoothing dua parameter (Holt’s Method) dengan variasi nilai α dan β dari 0,1 sampai 0,9 dalam meramalkan harga cabai merah besar di Kalimantan Barat periode 2023-2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Double Exponential Smoothing dengan α dan β = 0,6 menghasilkan nilai kesalahan terkecil dengan RMSE sebesar 10053,72  dan MAPE 13,74% sedangakan metode DMA terbaik diperoleh pada orde 4 x 4 dengan RMSE sebesar 11241,01 dan MAPE 16,48%. Dengan demikian, DES dengan α dan β = 0,6 dinyatakan lebih unggul dalam meramalkan harga cabai merah besar dibandingkan DMA. Prediksi empat periode ke depan, yaitu September hingga Desember 2025, menunjukkan tren penurunan harga secara bertahap.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2025-12-31

Issue

Section

Articles
Abstract views: 9 , PDF Downloads: 8