PERBANDINGAN METODE DOUBLE EXPONENTIAL SMOOTHING DAN DOUBLE MOVING AVERAGE UNTUK PERAMALAN HARGA CABAI MERAH BESAR PROVINSI KALIMANTAN BARAT
DOI:
https://doi.org/10.26740/mathunesa.v13n3.p350-357Abstract
Cabai merah besar merupakan salah satu komoditas hortikultura yang memiliki peranan penting dalam konsumsi rumah tangga dan industri pangan di Kalimantan Barat. Fluktuasi harga cabai merah besar yang signifikan berdampak langsung pada inflasi, daya beli masyarakat, serta keberlangsungan usaha petani dan pedagang. Oleh karena itu, diperlukan metode peramalan yang tepat untuk memproyeksikan harga di masa mendatang. Penelitian ini bertujuan membandingkan kinerja metode Double Moving Average dengan orde 2 x 2 hingga 9 x 9 dan Double Exponential Smoothing dua parameter (Holt’s Method) dengan variasi nilai α dan β dari 0,1 sampai 0,9 dalam meramalkan harga cabai merah besar di Kalimantan Barat periode 2023-2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Double Exponential Smoothing dengan α dan β = 0,6 menghasilkan nilai kesalahan terkecil dengan RMSE sebesar 10053,72 dan MAPE 13,74% sedangakan metode DMA terbaik diperoleh pada orde 4 x 4 dengan RMSE sebesar 11241,01 dan MAPE 16,48%. Dengan demikian, DES dengan α dan β = 0,6 dinyatakan lebih unggul dalam meramalkan harga cabai merah besar dibandingkan DMA. Prediksi empat periode ke depan, yaitu September hingga Desember 2025, menunjukkan tren penurunan harga secara bertahap.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Abstract views: 9
,
PDF Downloads: 8









