IMPLEMENTASI METODE FCM DAN TOPSIS DALAM PENGELOMPOKAN DAN PEMERINGKATAN PERUSAHAAN F&b DI INDONESIA

Authors

  • Regita Putri Adilia Likyanah Universitas Negeri Surabaya
  • Dwi Nur Yunianti

DOI:

https://doi.org/10.26740/mathunesa.v14n1.p263%20-%20276

Abstract

Perusahaan Food and Beverage (F&B) memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia dan menunjukkan perkembangan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Banyaknya jumlah perusahaan F&B tersebut memerlukan adanya pemetaan yang dapat memberikan gambaran terkait karakteristik perusahaan berdasarkan rasio keuangannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengelompokkan dan melakukan pemeringkatan perusahaan F&B berdasarkan rasio keuangan. Metode Fuzzy C-Means (FCM) digunakan untuk mengelompokkan perusahaan menjadi lima klaster, yaitu solva-profit, klaster likuid-pasar, klaster profit-pasar, klaster likuid-solva, dan klaster likuid-profit. Hasil pengelompokan menunjukkan bahwa terdapat 3 perusahaan pada klaster solva-profit, 7 perusahaan pada klaster likuid-pasar, 26 perusahaan pada profit-pasar, 33 perusahaan pada klaster likuid-solva, dan 8 perusahaan pada klaster likuid-profit. Selanjutnya, metode Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) diterapkan untuk melakukan pemeringkatan perusahaan dalam tiap klaster. Hasil pemeringkatan menunjukkan bahwa WMPP, ADES, TAYS, CRAB, dan AMMS menempati peringkat satu pada masing-masing klaster. Melalui kombinasi metode FCM dan TOPSIS, penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai karakteristik perusahaan F&B serta menjadi alat bantu strategis bagi manajemen perusahaan, investor, dan pemangku kebijakan dalam pengambilan keputusan.

Kata Kunci: food and beverage, rasio keuangan, FCM, TOPSIS.

 

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-04-30

Issue

Section

Articles
Abstract views: 4 , PDF Downloads: 2