PERBANDINGAN KINERJA MODEL GARCH DAN LSTM DALAM MEMPREDIKSI VOLATILITAS HARIAN IHSG
Indonesian
DOI:
https://doi.org/10.26740/mathunesa.v14n1.p81-91Abstract
Pasar saham merupakan instrumen keuangan yang rentan terhadap fluktuasi harga, yang dipengaruhi oleh faktor ekonomi, kebijakan pemerintah, dan sentimen investor. Volatilitas harga saham menjadi indikator penting untuk menilai risiko dan dinamika pasar, sehingga prediksi volatilitas harian memiliki peran strategis bagi investor dan pengambil kebijakan. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kinerja model GARCH(1,1) dan Long Short-Term Memory (LSTM) dalam memprediksi volatilitas harian Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada periode 2016–2025. Data harga penutupan diolah menjadi log return dan melalui preprocessing, termasuk pembersihan, normalisasi, dan pembentukan sequence untuk kebutuhan pemodelan LSTM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa GARCH(1,1) mampu menangkap pola volatilitas IHSG secara memadai, namun memiliki keterbatasan dalam menangani perubahan volatilitas yang cepat. Sebaliknya, LSTM menunjukkan performa prediksi yang lebih unggul dengan kesalahan prediksi rendah dan kemampuan penjelasan tinggi yang menunjukkan keunggulan dalam menangkap dinamika non-linear dan ketergantungan jangka panjang pada data volatilitas.
Kata Kunci: Volatilitas IHSG, GARCH (1,1), LSTM, Peramalan Deret Waktu, Deep Learning.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Abstract views: 1
,
PDF Downloads: 1









