ALGORITMA DBSCAN DAN SHARED NEAREST NEIGHBOR DALAM PENGELOMPOKKAN SPASIAL PRODUKTIVITAS JERUK SIAM DI INDONESIA
DOI:
https://doi.org/10.26740/mathunesa.v13n3.p45-58Abstract
Penerapan dua algoritma analisis density-based cluster, yaitu DBSCAN dan Shared Nearest Neighbor (SNN), dengan integrasi Principal Component Analysis (PCA) pada Produktivitas Jeruk Siam di Indonesia tahun 2023. Variabel yang digunakan terdiri dari 7 indikator jeruk siam, yaitu produktivitas (Ton/Pohon), produksi (Ton), pertumbuhan produksi (%), luas panen (Hektar), rata-rata suhu bulanan (°C), rata-rata kelembaban bulanan (%), dan rata-rata curah hujan bulanan (mm). Data yang digunakan merupakan data sekunder tahun 2023 yang diperoleh melalui publikasi BPS dan Kementerian Pertanian RI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SNN memiliki stabilitas pengelompokan yang lebih baik dibandingkan DBSCAN, dan penerapan PCA meningkatkan kinerja DBSCAN dan SNN. Model terbaik diperoleh dari SNN pada data PCA dengan tiga komponen utama (PC3), dengan Silhouette Coefficient sebesar 0,872. Algoritma ini menghasilkan 3 cluster, yaitu Cluster 0 mencakup 32 provinsi dengan skala produksi besar dan kondisi agroklimat yang beragam, Cluster 1 terdiri dari 3 provinsi dengan produksi kecil namun pertumbuhan sangat tinggi, sehingga terpisah dari sentra produksi utama, dan Cluster 2 mencakup 3 provinsi yang memiliki karakteristik lokal unik dengan skala produksi rendah hingga nol.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Abstract views: 16
,
PDF Downloads: 10









