PEMILIHAN STRATEGI MITIGASI TERBAIK UNTUK MENGATASI URBAN HEAT ISLAND DI KOTA SURABAYA MENGGUNAKAN METODE FERMATEAN FUZZY SWARA-TOPSIS
DOI:
https://doi.org/10.26740/mathunesa.v14n1.p113-126Abstract
Fenomena Urban Heat Island (UHI) merupakan permasalahan lingkungan yang muncul akibat dominasi Pembangunan dan berkurangnya ruang hijau di kawasan perkotaan. Kondisi ini menyebabkan peningkatan suhu udara, menurunnya kualitas lingkungan, serta mempengaruhi kenyamanan dan kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan strategi mitigasi yang tepat untuk meminimalisasi dampak UHI, khususnya di kota besar seperti Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode fermatean fuzzy SWARA-TOPSIS untuk mengevaluasi dan menentukan strategi mitigasi UHI yang paling efektif berdasarkan lima aspek utama, yaitu lingkungan, ekonomi, soial, teknis, dan kebijakan. Hasil analisis menunjukkan bahwa aspek lingkungan memiliki bobot kepentingan tertinggi sebesar 0.2426, diikuti aspek teknis sebesar 0.2003 dan kebijakan sebesar 0.1927, sedangkan aspek ekonomi menempati bobot terendah sebesar 0.1773. Pada subkriteria, dukungan pemerintah menjadi faktor paling dominan, sementara sumber pendanaan dan kontrol ekonomi menempati bobot terendah. Alternatif strategi mitigasi yang terbaik adalah penghijauan melalui ruang terbuka hijau dengan nilai sebesar 0.7607, diikuti dengan adanya green building dengan nilai sebesar 0.6593 lalu ruang terbuka biru dengan nilai sebesar 0.6029 dan pengurangan emisi kendaraan dengan nilai sebesar 0.5752, sedangkan regulasi pembangunan gedung baru berada pada posisi terakhir dengan nilai sebesar 0.4306. Hasil tersebut menyatakan bahwa upaya mitigasi UHI perlu diprioritaskan pada strategi berbasis lingkungan yang didukung oleh regulasi serta kebijakan pemerintah, sehingga dapat mewujudkan tata kota yang lebih indah dan ramah lingkungan.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Abstract views: 2
,
PDF Downloads: 2









