PERBANDINGAN REGRESI GENERALIZED POISSON DAN REGRESI BINOMIAL NEGATIF DALAM MENGATASI OVERDISPERSI PADA JUMLAH KASUS KUSTA TIPE MB DI PROVINSI LAMPUNG TAHUN 2024
DOI:
https://doi.org/10.26740/mathunesa.v14n1.p464-470Abstract
Penyakit kusta merupakan salah satu penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan di Provinsi Lampung, baik dari aspek medis maupun aspek sosial. Pada tahun 2024, jumlah penderita Kusta di Provinsi Lampung mencapai 185 orang yang terdiri atas 174 orang kusta MB (Paucibasiler) dan 11 orang kusta PB. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi jumlah penderita kusta MB di Provinsi Lampung dengan menggunakan regresi binomial negatif dan generalized Poisson untuk menangani overdispersi data, sebagai dasar rekomendasi pengendalian penyakit. Variabel respon yang digunakan adalah jumlah penderita kusta MB di Provinsi Lampung tahun 2024, sedangkan faktor yang dapat mempengaruhinya adalah persentase rumah Tangga yang memiliki Sanitasi Layak (X1), persentase puskesmas dengan 9 jenis tenaga kesehatan (X2), rasio puskesmas per kecamatan (X3), Persentase Rata-Rata Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (X4), persentase sarana air minum yang diawasi/diperiksa kualitas air minumnya sesuai standar (X5), persentase penduduk miskin (X6). Hasil penelitian menunjukkan bahwa regresi generalized poisson lebih baik dalam mengatasi overdispersi dibanding regresi binomial negatif dilihat dari nilai AICnya. Pada taraf siginifikansi 10 persen, faktor yang berpengaruh signifikan pada penyakit Kusta MB adalah persentase rumah Tangga yang memiliki Sanitasi Layak (X1) dan persentase sarana air minum yang diawasi/diperiksa kualitas air minumnya sesuai standar (X5)
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Abstract views: 3
,
PDF Downloads: 6









