OPTIMALISASI DIVERSIFIKASI PRODUKSI HORTIKULTURA DI KOTA BINJAI MENGGUNAKAN MODEL LINEAR PROGRAMMING
DOI:
https://doi.org/10.26740/mathunesa.v14n02.p81-87Abstract
Penelitian ini membahas permasalahan belum optimalnya pengelolaan luas panen hortikultura di Kota Binjai akibat pola tanam konvensional dan ketergantungan pada beberapa komoditas utama, yang berdampak pada rendahnya pendapatan petani. Tujuan penelitian ini adalah memperoleh hasil optimasi diversifikasi hortikultura serta menentukan pola tanam optimal yang mampu meningkatkan pendapatan petani. Metode penelitian menggunakan Linear Programming dengan fungsi tujuan memaksimalkan keuntungan petani berdasarkan kendala luas panen. Data yang digunakan meliputi data sekunder dari Badan Pusat Statistik Kota Binjai dan data primer hasil wawancara petani terkait biaya produksi dan harga jual. Model optimasi diselesaikan menggunakan Microsoft Excel Solver. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komoditas cabai keriting dan mentimun merupakan kombinasi optimal dalam pemanfaatan luas panen hortikultura. Total kontribusi ekonomi yang diperoleh sebesar Rp20.342.638.410 pada luas panen aktual 309,5 ha, Rp13.212.178.000 pada luas panen 100 ha, dan Rp9.817.478.000 pada luas panen 50 ha. Analisis sensitivitas menunjukkan bahwa perubahan harga sebesar memengaruhi total kontribusi ekonomi dalam rentang Rp18.308.374.569 hingga Rp22.377.902.251, dengan cabai keriting sebagai komoditas paling sensitive. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa optimalisasi diversifikasi hortikultura melalui Linear Programming mampu meningkatkan pendapatan petani dan cabai keriting direkomendasikan sebagai komoditas unggulan di Kota Binjai.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Abstract views: 0
,
PDF Downloads: 0









