Penerapan Dimensi Fraktal Box Counting dan K-Means dalam Klasifikasi Jenis Ngengat Berdasarkan Corak Sayap
DOI:
https://doi.org/10.26740/mathunesa.v14n02.p611-621Abstract
Ngengat merupakan kelompok serangga dalam ordo Lepidoptera yang memiliki tingkat keanekaragaman jenis tinggi yang tersebar pada berbagai habitat. Sebagai penyerbuk nokturnal dan bagian dari rantai makanan, ngengat memiliki peran penting dalam menjaga ekosistem. Namun, terdapat beberapa jenis ngengat mengalami penurunan populasi akibat perubahan iklim, degradasi habitat, serta akibat aktivitas manusia. Penurunan ini berpotensi mengganggu keseimbangan ekosistem, termasuk dalam proses penyerbukan dan kestabilan rantai makanan. Oleh karena itu, pemantauan populasi dan identifikasi jenis ngengat diperlukan sebagai langkah awal dalam menjaga keberlanjutan keanekaragaman hayati. Proses identifikasi jenis yang masih dilakukan secara manual memiliki keterbatasan karena bergantung pada keahlian pengamat dan memerlukan waktu yang relatif lama, terutama pada spesies dengan corak sayap kompleks dan serupa. Permasalahan tersebut mendorong perlunya pendekatan yang lebih objektif dan terukur. Penelitian ini bertujuan mengembangkan pendekatan kuantitatif berbasis pengolahan citra digital menggunakan dimensi fraktal box counting untuk merepresentasikan kompleksitas corak sayap, serta algoritma K-Means untuk proses pengelompokan. Penelitian dilakukan terhadap 150 citra dari 10 spesies ngengat yang berfokus pada corak sayap melalui tahapan pra-pengolahan, segmentasi, deteksi tepi, perhitungan dimensi fraktal box counting, klasifikasi, dan evaluasi akurasi. Hasil pengelompokan jenis ngengat tersebut menunjukkan tingkat akurasi mencapai 98%.
Kata Kunci: Corak Sayap Ngengat, Box counting, K-Means.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Abstract views: 0
,
PDF Downloads: 0









