Pemodelan Jumlah Kasus HIV di Provinsi Jawa Timur Menggunakan Regresi Binomial Negatif
DOI:
https://doi.org/10.26740/mathunesa.v14n02.p490-499Abstract
Kasus Orang dengan HIV (ODHIV) di Jawa Timur tetap tinggi dan belum menunjukkan penurunan signifikan, sehingga diperlukan pemodelan statistik yang akurat untuk langkah preventif. Penelitian ini bertujuan membangun model regresi binomial negatif dan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi jumlah kasus ODHIV. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain analisis regresi binomial negatif untuk mengatasi masalah overdispersi pada data cacah. Lokasi penelitian mencakup 38 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Timur menggunakan data tahun 2024. Sumber data diperoleh secara sekunder dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur dan Badan Pusat Statistik (BPS). Teknik analisis data melibatkan pengujian asumsi overdispersi, estimasi parameter model, dan uji signifikansi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat empat faktor yang berpengaruh signifikan terhadap jumlah kasus ODHIV, yaitu jumlah pernikahan, rata-rata lama sekolah, tingkat pengangguran terbuka, dan kepadatan penduduk. Simpulan penelitian menegaskan bahwa faktor demografi dan sosial-ekonomi berperan penting dalam penyebaran kasus di Jawa Timur. Disarankan bagi penelitian selanjutnya untuk mempertimbangkan variabel yang lebih spesifik pada level individu, seperti penggunaan NAPZA, orientasi seksual, dan perilaku berisiko lainnya guna memperdalam akurasi model prediktif.
Kata kunci: ODHIV, Regresi Binomial Negatif, Overdispersi, Jawa Timur
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Abstract views: 0
,
PDF Downloads: 0









