Analisis Cluster Hierarki untuk Pemetaan Kesenjangan Digital Antar Provinsi di Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.26740/mathunesa.v14n02.p511-517Abstract
Kesenjangan digital antarwilayah di Indonesia masih menjadi tantangan serius, terutama dalam hal akses terhadap telepon seluler, komputer, dan internet. Penelitian ini bertujuan memetakan kesenjangan digital antar provinsi di Indonesia berdasarkan tiga indikator akses teknologi informasi dan komunikasi menggunakan metode hierarchical clustering. Data yang digunakan bersumber dari Badan Pusat Statistik tahun 2024 yang mencakup 38 provinsi dengan variabel persentase pengguna telepon seluler, persentase pengguna komputer, dan persentase akses internet dalam tiga bulan terakhir. Metode yang digunakan adalah hierarchical clustering dengan pendekatan agglomerative, di mana lima metode linkage (single, complete, average, Ward.D2, dan centroid) dibandingkan menggunakan korelasi cophenetic. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode centroid menghasilkan korelasi cophenetic tertinggi sebesar 0,9341 dan terpilih sebagai metode terbaik. Berdasarkan Elbow Method, Silhouette Method, dan NbClust, jumlah cluster optimal yang terbentuk adalah dua cluster. Cluster 1 beranggotakan 36 provinsi dengan rata-rata akses internet 89,73%, telepon seluler 69,08%, dan komputer 19,66%. Cluster 2 hanya terdiri dari Papua Tengah dan Papua Pegunungan dengan nilai yang jauh lebih rendah pada seluruh indikator. Kualitas cluster dikonfirmasi oleh rata-rata silhouette width sebesar 0,79 untuk Cluster 1 dan 0,61 untuk Cluster 2
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 MATHunesa: Jurnal Ilmiah Matematika

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Abstract views: 0
,
PDF Downloads: 0









