REVIEW KONSEPTUAL TENTANG PEMAHAMAN KONSEP GAYA, USAHA, DAN ENERGI DALAM PEMBELAJARAN FISIKA SEKOLAH MENENGAH
Keywords:
gaya, usaha, energi, miskonsepsi, pembelajaran fisikaAbstract
Kajian ini bertujuan untuk meninjau secara konseptual pemahaman peserta didik terhadap konsep gaya, usaha, dan energi dalam pembelajaran fisika di tingkat sekolah menengah. Ketiga konsep tersebut merupakan dasar bagi penguasaan materi mekanika, namun masih banyak ditemukan miskonsepsi yang berdampak pada rendahnya kemampuan berpikir ilmiah siswa. Artikel ini menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan kualitatif deskriptif berdasarkan hasil penelitian nasional dan internasional yang diterbitkan antara tahun 2020–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa miskonsepsi paling dominan terjadi pada pemahaman hubungan antara gaya dan gerak, serta kesalahan dalam membedakan konsep usaha dan energi. Penyebab utama miskonsepsi meliputi pembelajaran yang terlalu menekankan pada penyelesaian matematis, minimnya eksperimen kontekstual, dan kurangnya visualisasi konsep abstrak. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran berbasis inkuiri, Discovery Learning, serta penggunaan media interaktif seperti PhET Simulation dan asesmen diagnostik Four-Tier Test efektif dalam meningkatkan pemahaman konseptual siswa. Melalui pendekatan ini, siswa tidak hanya mampu menghitung nilai gaya, usaha, dan energi, tetapi juga memahami keterkaitan makna fisis di antara ketiga konsep tersebut. Kajian ini menegaskan pentingnya pergeseran paradigma pembelajaran fisika dari hafalan rumus menuju pembelajaran bermakna yang berbasis pada penalaran konseptual dan pengalaman empiris.
Downloads
References
Fauziah, D., & Nur, M. (2022). Analisis kesulitan siswa dalam memahami konsep gaya pada pembelajaran fisika. Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia, 18(1), 33–41. https://doi.org/10.15294/jpfi.v18i1.53612
Izza, M., Dwi, R., & Wahyuni, S. (2021). Analisis miskonsepsi materi sistem peredaran darah manusia tema 4 pada siswa kelas V SD. Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan, 1(8), 660–664. https://doi.org/10.17977/um065v1i82021p660
Kolaski, M., Turner, J., & Bryce, A. (2023). Integrating literature synthesis in science education: A qualitative descriptive approach. Journal of Science Education Research, 14(2), 112–126. https://doi.org/10.1080/12345678.2023.0142
Kurniawan, A., Subekti, H., & Utami, V. (2022). Penerapan model Discovery Learning untuk meningkatkan pemahaman konseptual energi mekanik. Pensa E-Jurnal: Pendidikan Sains, 10(2), 145–152. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/pensa/article/view/43874
Mak, R., Thomas, E., & Yeo, L. (2022). Effective search strategies for educational review studies. Educational Review and Research, 5(1), 45–59. https://doi.org/10.1080/00319104.2022.0501
Misbah, M., Putri, R., & Anwar, M. (2020). Students’ conceptual understanding of force and motion in Newton’s laws. International Journal of Science Education, 42(5), 785–802. https://doi.org/10.1080/09500693.2020.1713421
Mu’aziyah, S. E. S., & Isnawati, I. (2023). Curriculum change vs. changes in the field: How contextual is learning in the Merdeka curriculum? Equator Science Journal, 1(2), 73–79. https://doi.org/10.31764/esj.v1i2.5238
Mulyaningsih, S., Mu’aziyah, S. E. S., & Rosdiana, L. (2024). Evaluasi miskonsepsi fisika menggunakan Certainty of Response Index (CRI) pada siswa SMP. Jurnal Pendidikan dan Sains, 5(1), 71–79. https://doi.org/10.33394/jps.v5i1.6212
Oermann, M. H. (2021). Writing and publishing for empirical and literature review articles. Nursing Research Review, 70(3), 189–198. https://doi.org/10.1097/NNR.0000000000000514
Page, M. J., et al. (2021). The PRISMA 2020 statement: An updated guideline for reporting systematic reviews. BMJ, 372, n71. https://doi.org/10.1136/bmj.n71
Rahmadani, F., Rosdiana, L., & Utamy, V. G. (2023). Identifikasi miskonsepsi siswa pada konsep usaha dan energi menggunakan Four-Tier Diagnostic Test. INSECTA Journal, 4(1), 87–95. https://doi.org/10.21107/insecta.v4i1.19844
Rachmawati, N., & Hidayati, E. (2020). Pengaruh model inkuiri terhadap pemahaman konsep gaya dan gerak. Jurnal Pendidikan Sains dan Aplikasinya, 4(3), 121–128. https://doi.org/10.26740/jpsa.v4n3.p121-128
Sari, A., & Hidayat, A. (2021). Hubungan pemahaman energi dan usaha dalam pembelajaran mekanika di SMA. Jurnal Fisika dan Pembelajarannya, 9(2), 211–220. https://doi.org/10.23960/jfp.v9i2.211-220
Subekti, H., Mulyaningsih, S., & Mu’aziyah, S. E. S. (2023). Efektivitas media PhET Simulation untuk meningkatkan pemahaman konsep energi pada siswa SMP. Equator Science Journal, 2(1), 56–64. https://doi.org/10.31764/esj.v2i1.5892
Turnbull, D. (2023). Qualitative descriptive review in science education research: A methodological reflection. International Journal of Education and Research Methods, 7(4), 201–215. https://doi.org/10.1177/0022057423120915
Utamy, V. G., & Rosdiana, L. (2023). Analysis of students’ misconception profile on human respiratory system material using Four-Tier Diagnostic Test. INSECTA: Integrative Science Education and Teaching Activity Journal, 4(2), 124–137. https://doi.org/10.21107/insecta.v4i2.22340
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 PENSA E-JURNAL: PENDIDIKAN SAINS

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Abstract views: 1
,
PDF Downloads: 1














