PENGGUNAAN SERAT KAPAS (GOSSYPIUM SP) SEBAGAI BAHAN TAMBAHAN PADA CAMPURAN GENTENG BETON TERHADAP UJI KEMAMPUAN MEKANIS

  • MEI EKA EVA ARDIANA
  • MOCHAMAD FIRMANSYAH SOFIANTO

Abstract

Abstrak

Tanaman kapas berasal dari Asia, Afrika, Australia dan sudah dibudidayakan sejak zaman prasejarah. kapas masuk ke Indonesia dan menyebar ke berbagai daerah, menyesuaikan dengan keadaan iklim dan tanah serta tatacara penanaman di daerah tersebut. Seiring berjalanya waktu penelitian dan eksperimen dilakukan untuk mendapatkan serat kapas yang kuat dan baik, salah satu hasil dari penelitian dan eksperimen adalah varietas kapas Kanesia 12 dengan kode persilangan Taskent 2%2 Pusa 1. Genteng beton merupakan variasi bentuk aplikasi penggunaan beton sebagai bahan bangunan non-struktural. Genteng beton memiliki kelemahan dalam menahan tegangan tarik lentur dan berat sendirinya besar. Maka dari itu tujuan penelitian ini adalah mengetahui berapa variasi serat kapas yang dapat ditambahkan pada genteng beton sehingga diketahui tegangan tarik lentur yang paling baik. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen, uji laboratorium dan dalam penulisan laporan sesuai dengan kajian literatur. Dari metode yang sudah disebutkan tersebut diharapkan bisa memberikan data yang akurat dan teliti pada hasil penelitian yang dilakukan. Data dikumpulkan dengan cara uji laboratorium yaitu uji kemampuan mekanis yang meliputi uji sifat tampak, ukuran, berat, bentuk, uji penyerapan air, uji beban lentur dan uji rembesan air.

Hasil penelitaan menunjukkan bahwa untuk uji kemampuan mekanis genteng beton didapatkan uji sifat tampak, ukuran, berat, bentuk dengan kontrol (0%) tidak ada cacat fisik dan untuk benda uji yang menggunakan komposisi penambahan serat kapas paling banyak dengan komposisi 1,5% juga tidak ada cacat fisik. Untuk penyerapan air dengan kontrol 0% serat kapas sebesar 1,59 % dan untuk benda uji yang menggunakan serat kapas paling banyak dengan komposisi 1,5% sebesar 2,35%. Untuk beban lentur komposisi 0% serat kapas sebesar 1223,47 N dan yang menggunakan komposisi penambahan serat kapas kuat lentur tertinggi dengan komposisi 1,5% yaitu 2017,07 N. sedangkan untuk rembesan air komposisi 0% serat kapas tidak ada rembesan dan yang menggunakan komposisi penambahan serat kapas 1,5% yaitu juga tidak ada rembesan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa serat kapas dapat digunakan sebagai bahan tambahan pembuatan genteng beton.

Kata Kunci : genteng beton, serat kapas.

Cotton plants come from Asia, Africa, Australia and have been cultivated since prehistoric times. cotton entered Indonesia and spread to various regions, adjusting to climatic and land conditions and planting procedures in the area. Over time, research and experiments were carried out to obtain strong and good cotton fibers, one of the results of the research and experiment was Kanesia 12 cotton varieties with Taskent 2%2 crossover code 1.Concrete tiles are a variety of applications for using concrete as a non-structural building material. Concrete roof tiles have a disadvantage in resisting bending tensile stress and large self-weight. Therefore the purpose of this study is to find out how much variation in cotton fibers can be added to concrete tiles so that the best bending stress is known. The research method used is experimental method, laboratory test and in writing the report in accordance with literature review. From the mentioned method, it is expected to be able to provide accurate and accurate data on the results of the research conducted. Data were collected by means of laboratory tests, namely mechanical ability tests which included test of visible properties, size, weight, shape, water absorption test, flexural load test and water seepage test.The result of the research showed that for the test of mechanical ability of concrete tile, it was found that the test of visible properties, size, weight, shape with control (0%) no physical defect and for test specimen using cotton fiber addition composition at most 1.5% there is physical disability. For water absorption with 0% control of cotton fiber of 1.59% and for specimens using the most cotton fiber with a composition of 1.5% of 2.35%. For a flexible load of 0% cotton fiber composition of 1223.47 N and which uses the highest flexural strength flexible cotton composition with a composition of 1.5% is 2017.07 N. whereas for water seepage the composition of 0% cotton fibers is not seepage and which uses composition of cotton fiber addition of 1.5% Also no seepage. Thus it can be concluded that cotton fiber can be used as an additional material for making concrete roof tiles.

Keywords : Concrete Tile, Cotton Fiber






Published
2018-09-18
Abstract Views: 346
PDF Downloads: 590