PEMANFAATAN SERAT RAMI PADA PEMBUATAN BETON NORMAL TERHADAP KEMAMPUAN UJI SIFAT MEKANIS

  • GUZMANSYAH YUDHA KUSUMA
  • YOGIE RISDIANTO

Abstract

Abstrak

Beton merupakan bahan komposit yang pada umumnya terdiri dari campuran seperti semen, agregat kasar (kerikil), agregat halus (pasir), dan air. Salah satu kelebihan beton diantaranya adalah memiliki kuat tekan yang tinggi dan kemudahannya untuk dibentuk, sehingga menjadikannya sebagai bahan konstruksi yang banyak digunakan dalam struktur bangunan. Beton yang lemah terhadap tarik dapat ditingkatkan kekuatannya yaitu dengan menambahkan serat sebagai tambahan bahan campuran untuk beton, oleh karena itu,dalam perkembangan beton berserat ,sering dilakukan penelitian penggunaan serat alami untuk beton,yang dinilai lebih ekonomis dan ramah lingkungan. Salah satu serat yang bisa digunakan sebagai tambahan bahan campuran beton yang bersifat ekonomis dan ramah lingkungan adalah serat rami.

Pada hasil pengujian, dimana digunakan benda uji berupa beton silinder 10 x 20 cm dan balok tanpa tulangan 53 x 15 x 15 cm dengan komposisi serat rami 0%, 0,5%, 1,0%, dan 1,5% dapat ditarik hasil bahwa penambahan serat rami pada beton normal mampu memperbaiki sifat mekanis beton yaitu untuk kuat tarik belah dan kuat lentur. Prosentase optimum penambahan serat rami pada campuran beton normal ialah 0,5% dari berat semen dimana didapat hasil uji pada umur 28 hari, dengan kuat tekan sebesar 29,961 MPa, kuat tarik belah sebesar 4,052 MPa, dan kuat lentur sebesar 3,410 MPa. Peningkatan kekuatan terjadi pada kuat tarik belah dan kuat lentur, sedangkan pada kuat tekan mengalami penurunan, dimana kuat tekan beton normal tanpa serat rami memiliki kuat tekan sebesar 31,801 MPa.

Penambahan serat rami yang terlalu banyak dalam campuran beton dapat mengakibatkan penurunan terhadap sifat mekanis beton, hal ini disebabkan karena sifat serat yang menyerap air, sehingga air yang dibutuhkan dalam proses hidrasi pada beton berkurang yang mengakibatkan proses pengikatan terganggu.

Kata kunci: Beton normal, Kuat tekan, Kuat tarik belah, Kuat lentur, Serat rami.

Abstract

Concrete is a composite material which generally consists of mixtures such as cement, coarse aggregate (gravel), fine aggregate (sand), and water. The advantages of concrete, that it has high compressive strength and ease to form, it makes concrete is a construction material that is widely used in building structures. The concrete has weakness in splitting tensile strength can be increased by adding fiber as an additional mixture for concrete, therefore, in the development of fibrous concrete, research is often carried out on the use of natural fibers for concrete, which are considered more economical and environmental friendly. One of the fibers that can be used as an addition to concrete mixtures that are economical and environmentally friendly is jute fiber.

Test results, where the specimens were used in the form of cylindrical concrete 10 x 20 cm and beam without reinforcement 53 x 15 x 15 cm with the composition of jute fiber 0%, 0.5%, 1.0%, and 1.5% it results that the addition of jute fiber to normal concrete can improve the mechanical properties of concrete, for splitting tensile strength and flexural strength. The optimum percentage of the addition of jute fiber to normal concrete mixture was 0.5% from the weight of cement which obtained the test results at 28 days, with compressive strength is 29.961 MPa, splitting tensile strength is 4.052 MPa, and flexural strength is 3.410 MPa. Strength increase occurs in splitting tensile strength and flexural strength, while in compressive strength decreases, where the compressive strength of normal concrete without jute fiber has a compressive strength 31.801 MPa.

The addition of too much jute fiber in the concrete mixture can decrease the mechanical properties of concrete, this is due to the nature of the fiber that absorbs water, so that the water on the hydration process in the concrete decreases which makes the binding process being disrupted.

Keywords:Normal concrete, Compressive strength, Splitting tensile strength, Flexural strength, Jute fiber.




Published
2018-12-27
Abstract Views: 468
PDF Downloads: 357