PENGARUH PENAMBAHAN SUPERPLASTICIZER PADA BETON GEOPOLIMER BERBAHAN DASAR NaOH 14M MOLAR TERHADAP KUAT TEKAN DAN POROSITAS

  • OKTIAN ARIEF WIJAYA
  • ARIE WARDHONO

Abstract

Abstrak

Beton geopolimer adalah beton yang menggunakan abu terbang sebagai bahan utama, beton geopolimer dapat dijadikan alternatif untuk pengganti beton konvensional karena sifatnya yang ramah lingkungan dan tidak menghasilkan gas CO2. Untuk meningkatkan kuat tekan beton geopolimer dilakukan berbagai upaya salah satunya adalah penambahan bahan aditif superplasticizer (SP).

Penelitian ini mempelajari pengaruh variasi kadar SP terhadap nilai kuat tekan dan porositas beton geopolimer. Material yang digunakan adalah abu terbang kelas C, aktivator sodium hidroksida (NaOH) 14M dan Sodium Silikat (Na2SiO3) dengan perbandiangan NaOH/ Na2SiO3 sebesar 1,5. SP yang digunakan adalah merek Sika Viscocrete 1003 yang dikategorikan aditif tipe F. Penelitian yang dilakukan meliputi uji XRF pada abu terbang, uji vikat untuk binder beton geopolimer, uji slump untuk beton geopolimer segar, pemeriksaan berat volume, uji tekan dan uji porositas pada beton usia 3, 7, dan 28 hari.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk varian campuran beton geopolimer dengan penggunaan SP dapat memperlambat setting time awal binder geopolimer dari 39 menit untuk penambahan SP 0.5% hingga 45 menit untuk penambahan SP 2.0%. Uji porositas didapatkan SP dapat menurunkan nilai porositas. Dari uji tekan didapatkan bahwa SP dapat meningkatkan kuat tekan beton geopolimer hingga rata-rata maksimum 12.49 MPa pada usia 28 Hari, semakin banyak penggunaan SP semakin tinggi kuat tekan yang dihasilkan.

Kata kunci: Beton geopolimer, Abu terbang, Superplasticizer (SP), Porositas, Kuat tekan

Abstract

Geopolymer concrete is a concrete that uses fly ash as the main material, geopolymer concrete can be used as an alternative to conventional concrete replacement because it is environmentally friendly and does not produce CO2 gas. To increase the compressive strength of geopolymer concrete made various efforts one of them is the addition of superplasticizer (SP) additive.

This study studied the effect of SP variation on the value of compressive strength and porosity of geopolymer concrete. The materials used are C class fly ash, 14M sodium hydroxide (NaOH) and Sodium Silicate (Na2SiO3) activator with NaOH / Na2SiO3 ratio equal 1,5. SP used is the Sika Viscocrete 1003 brand categorized type F additive. The research includes XRF test on fly ash, vikat test for geopolymer concrete binder, slump test for fresh geopolymer concrete, volume weight check, compression test and porosity test on concrete ages 3, 7, and 28 days.

The results showed that for the mixed variant of geopolymer concrete with the use of SP can slow the initial time setting of the geopolymer binder from 39 minutes for the addition of SP 0.5% to 45 minutes for the addition of SP 2.0%. The porosity test obtained by SP can decrease the porosity value of geopolymer concrete. From the compression test it was found that SP can increase the compressive strength of geopolymer concrete up to a maximum average of 12.49 MPa at 28 days, more uses SP more high a result of compressive strength.

Keywords: Geopolymer concrete, fly ash, superplasticizer, porosity, compressive strength








Published
2019-01-08
Abstract Views: 67
PDF Downloads: 405