PEMANFAATAN SERAT RAMI TERHADAP KUAT TEKAN DAN KUAT LENTUR PADA PEMBUATAN PANEL BETON RINGAN MENGGUNAKAN EAFS (ELECTRIC ARC FURNACE SLAG) SEBAGAI SUBSTITUSI PASIR

  • DYMAS ADAM IHZA MAHENDRA
  • YOGIE RISDIANTO

Abstract

Abstrak

Dinding panel merupakan suatu komponen non struktural yaitu dinding yang dibuat dari suatu kesatuan blok dinding parsial, yang kemudian dirangkai menjadi sebuah dinding yang kokoh. Dinding panel yang ringan, tipis, dan kuat merupakan salah satu material yang cocok untuk bangunan rumah yang tahan gempa. Beton yang lemah terhadap tarik dapat ditingkatkan kekuatannya yaitu dengan menambahkan serat sebagai tambahan bahan campuran untuk beton. Bahan serat yang digunakan pada beton dapat berupa serat kawat, serat plastik (polypropylene), atau serat alami. Salah satu serat yang bisa digunakan sebagai tambahan bahan campuran beton yang bersifat ekonomis dan ramah lingkungan adalah serat rami. Dan salah satu bahan campuran beton ringan yaitu pasir juga mempunyai dampak buruk dalam kerusakan alam. Electrical Arc Frunance Slag atau limbah dari pembakaran atau peleburan baja yang merupakan limbah dari hasil proses pembakaran dari pabrik baja dapat dimanfaatkan sebagai substitusi pasir pada beton. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui pengaruh serat rami dan Electrical Arc Frunance Slag pada campuran beton ringan terhadap sifat mekanis. Pada penelitian ini akan melakukan experimental dengan menggunakan persentase Electrical Arc Frunance Slag 5% dan variasi serat rami 0%, 0,25%, 0,50%, 0,75%, 1%, dan 1,25% untuk kuat tekan dan kuat lentur pada beton ringan. Hasil penelitian yang telah dilakukan dapat diambil kesimpulan bahwa dengan memanfaatkan serat rami dan Electrick Arc Furnace Slag pada campuran beton ringan mampu memperbaiki kuat tekan, kuat lentur balok, dan kuat lentur panel pada beton ringan. Penggunaan serat rami optimal yang dapat ditambahkan pada campuran beton ialah sebesar 0,75% dapat meningkatkan kuat tekan, kuat lentur balok, dan kuat lentur panel sebesar 4,44 Mpa, 1,59 Mpa, dan 0,53 Mpa.

Kata Kunci: EAFS, Serat Rami, Kuat Tekan, Kuat Lentur

Abstract

Wall panels are a non-structural component that is a wall made from a unitary partial wall block which is then assembled into a sturdy wall. The lightweight, thin and strong panel wall is one of the materials that is suitable for earthquake resistant home buildings. Weak strength of the concrete can be increased by adding fiber as a mixture of concrete. Fiber materials used in concrete can be wire fibers, plastic fibers (polypropylene), or natural fibers. One of the fibers that can be used as an additional concrete mixture that is economical and environmentally friendly is hemp fiber. one of the ingredients of a lightweight concrete mixture that is sand has a bad impact on natural damage. Electrical Arc Frunance Slag or waste from combustion or steel smelting which is a waste from the results of the combustion process of a steel plant can be used as a substitute for sand in concrete. The purpose of this study was to determine the effect of flax fiber and Electrical Arc Frunance Slag on lightweight concrete mixtures on mechanical properties. In this study will do an experimental using the percentage of 5% Electrical Arc Frunance Slag and variations of flax fiber 0%, 0.25%, 0.50%, 0.75%, 1%, and 1.25% for compressive strength and strong bending on lightweight concrete. The results of this study concluded that utilizing hemp fiber and Electric Arc Furnace Slag on lightweight concrete mixes was able to improve compressive strength, beam flexural strength, and panel flexural strength in lightweight concrete. The optimal use of hemp fiber can be added to the concrete mixture by 0.75% which can increase compressive strength, beam flexural strength, and panel flexural strength of 4.44 Mpa, 1.59 Mpa, and 0.53 Mpa.

Keywords: Rami Fiber, EAFS, Compressive Strength, flexural Strength

Published
2019-10-17
Section
Articles
Abstract View: 77
PDF Download: 108