PENGARUH VARIASI SUPERPLASTICIZER TERHADAP KUAT TEKAN, BERAT VOLUME, POROSITAS DAN SIFAT SEGAR BETON HIGH VOLUME FLY ASH METODE SELF COMPACTING CONCRETE

  • BIMA ARDI SETIAWAN
  • MOCHAMAD FIRMANSYAH SOFIANTO

Abstract

Self Compacting Concrete (SCC) atau bisa juga disebut beton memadat sendiri yang merupakan beton khusus yang dapat memadat ke setiap celah struktur penulangan tanpa menggunakan alat vibrator beton. Penggunaan beton bermutu tinggi tidak dapat dihindarkan dalam perencanaan dan perancangan struktur bangunan karena menghasilkan beton yang relatif lebih awet dan tahan sulfat. Beton dengan kandungan fly ash 50% atau lebih sebagai pengganti semen disebut High Volume Fly Ash Concrete. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan berat volume, kuat tekan, porositas dan sifat segar beton high volume fly ash dengan metode scc menggunakan superplasticizer yang bervariasi. Benda uji berbentuk silinder dengan diameter 10 cm dan tinggi 20 cm. Pengujian kuat tekan pada umur 7, 14, dan 28 hari.

Hasil penelitian menunjukkan penambahan proporsi superplasticizer pada beton high volume fly ash metode self compacting concrete dapat menambah workability. Hal ini ditujukan dengan hasil uji beton segar pada uji T500, slump flow, L-box, dan V-funnel. Kuat tekan, berat volume, dan porositas beton dengan proporsi superplasticizer mempunyai nilai optimum pada 1,2% superplasticizer karena memiliki nilai kuat tekan tertinggi dengan 49,44 MPa, nilai berat volume tertinggi dengan 2534,05 kg/m3, nilai porositas terkecil dengan 1,72% pada 28 hari dan sifat segar beton memenuhi standar self compacting concrete.




Published
2019-12-18
Section
Articles
Abstract View: 92
PDF Download: 111