ANALISIS PENGARUH VARIASI KEMIRINGAN LERENG DENGAN TINGKAT KEPADATAN TANAH 90% TERHADAP STABILITAS GULING MODEL BENDUNGAN TIPE URUGAN

  • RIZKI AMINULLAH
  • KUSNAN

Abstract

Salah satu hal yang fundamental dalam perencanaan sebuah bendungan tipe urugan tanah adalah masalah stabilitas tubuh bendungan itu sendiri. Salah satu faktor yang mempengarui stabilitas tersebut ialah kemiringan lereng. Maka dari itu, pada penelitian ini menunjukan hubungan kemiringan lereng tubuh bendungan tipe urugan dengan kestabilannya melalui pemodelan bendungan urugan homogen.

Dalam penelitian ini diterapkan perhitungan stabilitas lereng dengan metode Fellenius dan juga program komputer Geostudio Slope/w versi pelajar dalam perhitungan angka keamanannya. Selain itu pengamatan keruntuhan lereng juga dilakukan pada model fisik bendungan dengan ukuran 3200 cm (80 cm pada model fisik), tinggi 880 cm (22 cm pada model fisik), dan panjang 1760 cm (44 cm pada model fisik), di mana terpasang drainase sepanjang 1200 cm (30 cm pada model fisik) dan tinggi 80 cm (2 cm pada model fisik) di bagian hilir bendungan dengan bahan pasir berkerikil yang dimodelkan dalam sebuah media akuarium yang terdapat pada laboratorium keairan Jurusan Teknik Sipil Universitas Negeri Surabaya.

Berdasarkan analisis yang telah dilaksanakan, baik dengan metode Fellenius maupun program komputer Geostudio Slope/w versi pelajar menunjukkan bahwa semakin besar kemiringan lereng tubuh model bendungan urugan tanah (semakin curam), maka semakin rendah nilai angka keamanan tubuh bendungan tipe urugan. Di sisi lain, berdasarkan pengamatan pemodelan fisik tubuh bendungan dapat disimpulkan bahwa semakin besar kemiringan lereng tubuh model bendungan, maka semakin besar pula kerutuhan yang berpotensi terjadi.

Kata Kunci: Bendungan Urugan, Kemiringan Lereng, Angka Keamanan, Fellenius, Geostudio Slope/w 2012 versi pelajar, Keruntuhan, Model Fisik.
Published
2019-12-26
Section
Articles
Abstract View: 71
PDF Download: 68